Lelang Sukuk Serap Dana Rp5,7 triliun

NERACA

Jakarta - Pemerintah menyerap dana sebesar Rp5,7 triliun dari lelang lima seri Surat Berharga Syariah Negara (SBSN) pada Selasa dengan total penawaran yang masuk sebesar Rp17,5 triliun. Keterangan pers tertulis Direktorat Jenderal Pengelolaan Pembiayaan dan Risiko Kementerian Keuangan yang dikutip, Kamis menyebutkan jumlah dana diserap Rp5,7 triliun itu berasal dari seri SPNS02022018, PBS013, PBS014, PBS011 dan PBS012.

Jumlah yang dimenangkan untuk seri SPNS02022018 mencapai Rp2 triliun dengan imbal hasil rata-rata tertimbang 5,47094 persen dan imbalan secara diskonto. Penawaran masuk untuk seri SBSN yang jatuh tempo pada 2 Februari 2018 sebesar Rp5,23 triliun dengan imbal hasil terendah yang masuk 5,406 persen dan tertinggi 6,00 persen.

Jumlah dimenangkan untuk seri PBS013 sebesar Rp2,35 triliun dengan imbal hasil rata-rata tertimbang 6,75994 persen dan tingkat imbalan 6,25 persen. Penawaran masuk untuk seri SBSN yang jatuh tempo pada 15 Mei 2019 ini mencapai Rp5,98 triliun dengan imbal hasil terendah masuk 6,71875 persen dan tertinggi 7,00 persen.

Jumlah dimenangkan untuk seri PBS014 sebesar Rp0,69 triliun dengan imbal hasil rata-rata tertimbang 7,01993 persen dan tingkat imbalan 6,5 persen. Penawaran masuk untuk seri SBSN yang jatuh tempo pada 15 Mei 2021 ini mencapai Rp2,82 triliun dengan imbal hasil terendah masuk 7,00 persen dan tertinggi 7,25 persen.

Untuk seri PBS011, jumlah dimenangkan mencapai Rp0,15 triliun dengan imbal hasil rata-rata tertimbang 7,21905 persen dan tingkat imbalan 8,75 persen. Penawaran masuk untuk seri SBSN yang jatuh tempo pada 15 Agustus 2023 ini mencapai Rp0,92 triliun dengan imbal hasil terendah masuk 7,1875 persen dan tertinggi 7,375 persen.

Untuk seri PBS012, jumlah dimenangkan mencapai Rp0,52 triliun dengan imbal hasil rata-rata tertimbang 7,84993 persen dan tingkat imbalan 8,875 persen. Penawaran masuk untuk seri SBSN yang jatuh tempo pada 15 Nopember 2031 ini mencapai Rp2,6 triliun dengan imbal hasil terendah masuk 7,812 persen dan tertinggi 7,968 persen.

Dalam lelang sebelumnya, pemerintah menyerap dana sebesar Rp7,62 triliun dari lelang lima seri Surat Berharga Syariah Negara (SBSN) pada Selasa (1/8) dengan total penawaran yang masuk mencapai Rp14,86 triliun.

BERITA TERKAIT

Bekasi Sederhanakan Perizinan Sasar Investasi Rp6,5 Triliun

Bekasi Sederhanakan Perizinan Sasar Investasi Rp6,5 Triliun NERACA Bekasi - Dinas Penanaman Modal dan Perizinan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kota…

Kemenkeu Dapat Pinjaman Rp15,2 triliun - Kerjasama dengan JICA

      NERACA   Jakarta - Kementerian Keuangan dan Japan International Cooperation Agency (JICA) menandatangani dua naskah perjanjiian pinjaman…

BKPM Tawarkan Proyek Kemensos Rp1,48 triliun

  NERACA   Jakarta - Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) menawarkan proyek pengembangan Sistem Kesejahteraan Sosial Terpadu Nasional Kementerian Sosial…

BERITA LAINNYA DI INFO BANK

Andalan Finance Targetkan Pembiayaan Rp4,3 Triliun

NERACA Jakarta - PT Andalan Finance Indonesia (Andalan Finance) melakukan penandatanganan perubahan kesembilan perjanjian pemberian fasilitas perbankan yaitu fasilitas term…

The Fed akan Lanjutkan Kenaikan Suku Bunga

      NERACA   Jakarta - Beberapa pejabat Bank Sentral AS atau Federal Reserve AS memperkirakan bahwa bank sentral…

Rebranding, Bank Kaltim Ubah Nama jadi Bankaltimtara

    NERACA   Jakarta - PT Bank Pembangunan Daerah Kalimantan Timur atau Bank Kaltim, Rabu, resmi berganti nama menjadi…