Sempat Rugi, Commonwealth Bank Raup Laba

NERACA

Jakarta - PT Bank Commonwealth akhirnya meraup laba bersih sebesar Rp70,2 miliar di semester I 2017 setelah merugi Rp257 miliar di periode sama di 2016. Presiden Direktur Bank Commonwealth Lauren Sulistiawati dalam siaran pers yang dikutip, kemarin mengatakan pertumbuhan laba karena pertumbuhan penyaluran kredit bank, pertumbuhan komisi dari bisnis pengelolaan kekayaan nasabah (wealth management), penurunan biaya operasional serta perbaikan cadangan kerugian penurunan nilai (CKPN).

Pertumbuhan kredit Commonwealth capai 11 persen (yoy) sementara pendapatan berbasis komisi (fee based income) naik 12 persen di paruh pertama tahun ini. "Peningkatan produktivitas dan manajemen portofolio kredit yang baik memberikan dampak positif khususnya pada kredit Bank," ujarnya.

Biaya operasional Commonwealth juga turun 37 persen dibanding periode sama 2016 karena terjadi perbaikan CKPN menjadi Rp63,8 miliar dari Rp374,9 miliar. Sedangkan Rasio kredit bermasalah (Non Performing Loan/NPL) Commonwealth berada di 3,91 persen.

Likuiditas Commonwealth tampak longgar, terlihat dari rasio pendanaan terhadap penyaluran kredit (Loan to Funding Ratio/LFR) di angka 83,64 persen. Selain itu, rasio dana murah di Dana Pihak Ketiga juga masih terjaga di level 50 persen.

Adapun Rasio kecukupan modal (capital adequacy ratio/CAR) Commonwealth sebesar 24,7 persen. "Ke depannya Commonwealth akan terus mengembangkan berbagai layanan perbankan digital untuk mempermudah nasabah dalam mengakses jasa keuangan," ujar Lauren.

BERITA TERKAIT

Pertamina Rugi, DPR: Kalau Dirut Salah Harus Diganti

  NERACA   Jakarta - Anggota Komisi VI DPR Ihsan Yunus mengaku kecewa dengan kinerja yang ditunjukan PT Pertamina (Persero)…

Laba Bersih Peruri Melesat Hingga 424,80%

NERACA Jakarta - Perum Peruri mencatat perolehan laba bersih pada kuartal tiga 2017 sebesar Rp283,16 miliar atau naik 423,80% dibandingkan…

Relokasi Kantor, Bank DKI Implementasikan Penataan Kantor Layanan

      NERACA   Jakarta - Bank DKI membuka kantor Cabang Pembantu Syariah di Jl. Raya Transyogi Cikeas, Bogor,…

BERITA LAINNYA DI INFO BANK

Pertemuan IMF dan World Bank Bakal Beri Keuntungan untuk Indonesia

      NERACA   Jakarta - Bank Indonesia menyatakan pertemuan Dana Moneter Internasional (IMF) dan Bank Dunia yang berlangsung…

Rp2.869 Triliun Dana Perbankan Dimiliki Hanya 239 Orang

      NERACA   Jakarta - Deputi Gubernur Senior Bank Indonesia Mirza Adityaswara mengatakan sekitar 55,8 persen pemilik rekening…

Randi Anto Jabat Dirut Jamkrindo

      NERACA   Jakarta - Kementerian Badan Usaha Milik Negara mengangkat Randi Anto sebagai Direktur Utama Perusahaan Umum…