Gigit Gurihnya Untung Bisnis Bakso

Bakso merupakan cemilan umum yang telah menjadi favorit masyarakat dari berbagai kalangan maupun usia. Untuk menikmati semangkuk bakso pun tak begitu sulit, karena kita dengan mudahnya dapat menjumpai penjual bakso yang tersebar diseluruh penjuru kota, mulai dari versi gerobakan hingga outlet ataupun gerai yang ada di Mal-ma

Peluang inilah yang kemudian dibaca oleh Dian Malinda Ariyani, mantan pegawai dari salah satu perusahaan Multinasional yang rela melepaskan karirnya demi untuk terjun langsung menggeluti bisnis berjualan bakso. Dibantu dengan data, forecasting dan partner-partner bisnis yang kuat, akhirnya tepat di bulan Januari 2015 lalu berdirilah outlet bakso pertamanya dengan brand Bakso Boedjangan.

Bahwa awal mulanya hanya sedang berjalan-jalan kekawasan ini dan melihat plang bertuliskan sewa, tanpa membuang waktu ia pun memutuskan untuk menjadikan tempat ini sebagai lokasi bisnis pertamanya. “Saya lihat lokasinya juga cukup strategis untuk digunakan sebagai outlet,” kata Dian

Untuk mengembangkan bisnisnya, maka brand Bakso Boedjangan menawarkan kemitraan usaha. Paket investasi yang ditawarkan sebesar Rp 1 Milyar untuk paket foodcourt dan Rp 1,9 Milyar dengan konsep ruko atau rumah. Fasilitas yang akan didapat oleh mitra dengan kisaran harga investasi awal adalah paket renovasi dekorasi, paket peralatan, paket 2 bulan training, dan paket grand launching. Syarat utama untuk menjadi mitra selain dengan biaya adalah harus memiliki lokasi tempat usaha dengan minimal luas 300 M² dan lebar muka bangunan 8 M².

Bakso Boedjangan pun menawarkan beberapa varian menu, tak hanya bakso saja namun ada menu nasi+bakso, menu yamin dan dessert. Varian menu tersebut antara lain Bakso (Bakso Super Keju, Bakso Super Pedas, Bakso Super Urat, dan bakso kecil), Nasi + Bakso (Nasi Bakso Saus Teriyaki & Nasi Bakso Bolognese), Menu Yamin (Yamin asin, Yamin manis, black yamin yg misterius & yamin hijau), dan juga ada dessert sebagai penutup santapan di Boedjangan yang juga disukai yaitu Es Duren Kesepian (Durian Medan asli tanpa biji yang dipadu dengan saus vanilla). Dengan harga berkisar mulai dari Rp 13.000 hingga Rp 23.000.

Dian pun mengklaim bahwa kelebihan bakso di tempatnya selain rasanya yang enak, bahan baku yang digunakan pun berkualitas serta higienis dalam pembuatannya. Ia pun menjelaskan salah satu isian baksonya diolah sedemikian rupa sehingga menghasilkan citarasa yang lezat dan berbeda dibandingkan tempat lain dengan produk yang sama.

“Isi keju dalam bakso besar keju kami dibuat dari olahan keju rahasia yang kami develop sendiri, keju nya mencair pada saat bakso dibelah dan Isi cabai pedas dalam bakso pedas kami juga dibuat dengan bahan dasar cabe rawit terbaik,” ungkapnya sambil berpromosi.

Ia menjamin dengan citarasa yang disajikan serta harga yang relative terjangkau, maka mitra diprediksi akan balik modal kurang lebih sekitar 19 bulan.

Related posts