MNC Land Bakal Lepas Saham di PLIN

MNC Group melalui anak usahanya PT MNC Land Tbk (KPIG) berencana melepas kepemilikan sahamnya (divestasi) di PT Plaza Indonesia Realty Tbk (PLIN). Saat ini, perseroan memiliki kepemilikan saham sebesar 26%.

Chairman MNC Group, Hary Tanoesoedibjo (HT) mengungkapkan, pihaknya memutuskan untuk melepas seluruh kepemilikan sahamnya di PLIN. Hal ini mengingat perseroan tengah membangun proyek serupa di kawasan Kebon Sirih, yakni Park Hyatt Hotel.”Kalau Plaza Indonesia dalam proses divestasi, kita tadinya punya 26%. Jadi sebentar lagi kami tidak akan disana karena sudah punya Park Hyatt yang akan selesai,”ujarnya di Jakarta, kemarin.

HT menuturkan, pihaknya memutuskan untuk mendivestasikan sahamnya lantaran saham yang dimiliki perseroan pun terbilang kecil. Sehingga, lebih baik MNC Land fokus untuk pengoperasian Park Hyatt Hotel.”Cuma 26% (kepemilikan saham di Plaza Indonesia). Tanggung, lebih baik punya yang bisa dioperasikan sendiri. Ya namanya perusahaan namanya pertimbangan commercial,”paparnya.

Sebelumnya di informasikan, PT Plaza Indonesia Realty Tbk berencana melepas saham treasury sebanyak 512 juta saham. Wacana ini ada kaitannya dengan rencana penerbitan obligasi global atau global bond senilai US$ 300 juta.

BERITA TERKAIT

Pegadaian Bakal Rilis Obligasi Rp 3,5 Triliun

NERACA Jakarta –Perkuat modal guna mendanai ekspansi bisnisnya di tahun depan, PT Pegadaian (Persero) akan menerbitkan surat utang (obligasi) senilai…

Pertemuan IMF dan World Bank Bakal Beri Keuntungan untuk Indonesia

      NERACA   Jakarta - Bank Indonesia menyatakan pertemuan Dana Moneter Internasional (IMF) dan Bank Dunia yang berlangsung…

Desa Nabung Saham Hadir di Timika dan Lombok - Bidik Investor di Pedalaman

NERACA Jakarta – Perluas penetrasi pasar modal, PT Bursa Efek Indonesia (BEI) terus berupaya untuk mengajak masyarakat Indonesia berinvestasi di…

BERITA LAINNYA DI BURSA SAHAM

Danai Pembangunan Infrastruktur - Tiga Kabupaten di Jateng Terapkan Obligasi Daerah

NERACA Semarang - Pemerintah daerah di 35 kabupaten dan kota di Jawa Tengah (Jateng) didorong untuk menggunakan obligasi sebagai salah…

Obligasi Sulsel Tunggu Peringkat Pefindo

Direktur Pengawasan Lembaga Jasa Keuangan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Kantor Regional Sulawesi Maluku Papua (Sulampua), Indiarto Budiwitono mengatakan, penerbitan obligasi…

Kebut Ekspansi Bisnis - MCAS Miliki 14,81% di MatchMove Indonesia

NERACA Jakarta - PT M cash Integrasi Tbk (MCAS) dan induk usahanya, PT Kresna Graha Investama (KREN), meresmikan kerja sama…