PERAJIN TELUR BEBEK

Seorang perajin menata telur bebek di sentra produksi telur asin di Desa Geulumpang Sulu Timu, Kecamatan Dewantara, Aceh Utara, Aceh, Jumat (11/8). Para pelaku usaha tersebut mengaku terancam gulung tikar akibat kelangkaan dan mahalnya harga garam yang mencapai Rp75 ribu per sak/10kg dan Rp470 ribu persak/50kg, yang berdampak turunnya jumlah produksi telur hanya 400-500 butir telur per hari dari sebelumnya mencapai 2.000 butir telur asin per hari. NERACA/ANTARA FOTO/Rahmad/aww/17.

BERITA TERKAIT

Harga Telur di Kota Sukabumi Naik

Harga Telur di Kota Sukabumi Naik NERACA Sukabumi - Harga telur ayam negeri yang dijual di pasar tradisional Kota Sukabumi,…

Tengok Kemitraan dari Usaha Bebek Jontor

Setelah maraknya peluang bisnis kuliner yang menempatkan diri sebagai spesialisasi sebuah menu, mulai dari olahan ikan, ayam, hingga sapi, ada…

Kenali Penawaran Usaha Bebek Sauna d’Sri

Satu lagi penawaran kemitraan bisnis kuliner buat yang ingin mencoba memulai usaha kuliner. Kali ini datang dari usaha bebek Sauna…

BERITA LAINNYA DI BERITA FOTO

PRESIDEN TUNJUK DIN SYAMSUDDIN SEBAGAI UTUSAN KHUSUS

Presiden Joko Widodo (tengah) menyambut Ketua PP Muhammadiyah Din Syamsuddin (kanan) disaksikan Mensesneg Pratikno di Istana Merdeka, Jakarta, Senin (23/10).…

PT PP PRESISI LEPAS SAHAM

Presdir PT PP Presisi Tbk Iswanto Amperawan (kedua kiri), berbincang dengan Direktur Operasional Hasanin Ade Putra (kiri), Direktur Keuangan Benny…

FORUM FOR YOUNG INDONESIA

Menteri Kesehatan Republik Indonesia, Nila F. Moeloek dan Senior Health & Nutrition Manager Danone Aqua Wailayati Ningsih, bersama-sama membuang botol…