Strategi Pemasaran di Era Internet

Oleh : Noor Yanto (Wartawan HE Neraca)

Dunia internet berkembang pesat saat ini. Perangkat computer sudah bukan barang mewah lagi, tidak seperti era tahun 1980-an, dimana nilai benda tersebut bisa belasan juta rupiah. Bentuknya sendiri bisa sebesar lemari pakaian. Saat ini, semuanya serba ringkas dan simple. Belum lagi dengan perkembangan teknologi, perangkat tersebut bisa kita bawa kemana-mana saat dunia di perkenalkan adanya laptop. Setiap orang bisa dengan mudah mengakses internet dimanapun dia berada.

Melihat perkembangan ini, para pemasarpun dengan jeli memanfaatkannya untuk memasarkan produknya. Diakui, dengan semakin banyaknya orang mengakses internet merupakan sarana yang jitu untuk memperkenalkan produknya. Semua ini bertujuan demi mendapatkan profit sebanyak-banyaknya.

Profesor Andreas Kaplan dan Michael Haenlein menyatakan bahwa untuk suksesnya sebuah viral marketing harus memenuhi 3 kriteria sebagai berikut :

Media dan orang yang bertindak untuk menyampaikan pesan yang sedang dikampanyekan. Orang ini harus mempunyai jaringan sosial yang cukup luas dan dipercaya dan media yang gampang diakses oleh semua orang Pesan atau ajakan yang akan dikampanyekan yang mudah diingat dan menggugah orang untuk mengikutinya. Lingkungan yang mendukung dan waktu yang tepat untuk melancarkan program viral marketing.

Dalam dunia marketing, strategi ini dikenal dengan nama Viral Marketing. Strategi pemasaran dengan menggunakan sarana internet. Hanya saja, Anda perlu memahami Viral Marketing bekerja jauh berbeda dari pemasaran biasa. Cara terbaik adalah untuk tidak melihatnya sebagai sebuah bentuk iklan. Anda menggunakan metode yang sangat berbeda membuat orang menyadari produk Anda.

Pada dasarnya Anda harus melihatnya secara berbeda. Anda ingin orang untuk mengingat apa yang Anda katakan dan menerapkan teknik Anda, produk, atau jasa di kemudian hari. Normal iklan tidak bekerja dengan cara ini sama sekali. Tujuan Anda dengan penciptaan kampanye viral marketing adalah memiliki orang-orang merasa bahwa mereka memiliki hubungan nyata dengan produk, layanan, dan terutama, bisnis Anda.

Bila Anda memiliki hubungan yang baik dengan konsumen, yaitu ketika mereka akan menyanyikan pujian Anda di mana mereka dapat. Tidak hanya akan mereka ingin membeli apa yang Anda jual, mereka akan memberitahu orang lain tentang itu juga. Ini mempengaruhi bola salju yang tumbuh perlahan tapi dapat memberikan hasil yang besar pada akhirnya.

BERITA TERKAIT

Strategi TRAM Merambah Bisnis Tambang - Lewat Serangkaian Akuisisi

NERACA Jakarta - Perusahaan jasa pelayaran dan penyelenggaraan angkutan laut PT Trada Maritime Tbk (TRAM) mengubah bisnis utamanya ke sektor…

Tujuh Hasil Kerja Nyata 3 Tahun di Era Jokowi

  Oleh: Dhita Karuniawati, Mahasiswa IAIN Kendari Pemerintahan Presiden Joko Widodo dan Wakil Presiden Jusuf Kalla (Jokowi-JK) akan memasuki periode…

70% Masyarakat Cari Informasi Keuangan Lewat Internet

  NERACA   Jakarta - Google merilis hasil riset terbaru tentang industri keuangan Indonesia dan cara nasabah mencari dan memilih…

BERITA LAINNYA DI BISNIS INDONESIA

Konflik Taksi Online, Kapan Berujung?

Keluarnya putusan Mahkamah Agung No.37 P/HUM/2017 (PMA.37/2017) memicu kegamangan yang berujung pada meningginya tensi antara operator angkutan umum konvensional dengan…

Mencari Jalan Tengah di Tengah Konflik

Putusan Mahkamah Agung (MA) telah menggugurkan Peraturan Menteri Perhubungan Nomor 26 Tahun 2017 tentang angkutan sewa online. Peraturan tersebut berlaku…

Permenhub Memaksakan Pendekatan Lama?

Direktur Program Institute for Development of Economics and Finance (INDEF) Berly Martawardaya menjelaskan diantara poin-poin yang dicabut oleh PMA.37/2017 adalah…