Perjanjian Tax Reaty Direnegosiasi

NERACA

Jakarta--- Pemerintah segera melakukan renegosiasi perjanjian pajak (tax treaty) dengan negara-negara besar. Alasanya Indonesia merasa terus dirugikan dengan perjanjian pajak selama ini. "Sama Belanda sudah renegosiasi, misalkan pajak terhadap bunga pinjaman dulu nol persen kalau tenornya di atas 2 tahun, sekarang kita naikkan 5%," kata Dirjen Pajak , Fuad Rahmany kepada wartawan di Jakarta, Selasa (10/1)

Lebih jauh kata Fuad, pihaknya telah berhasil melakukan renegosiasi tax treaty dengan Belanda. Dalam hasil renegosiasi tersebut disepakati pajak atas bunga pinjaman dengan tenor 2 tahun yang sebelumnya 0 persen, sekarang disepakati 5%.

Kemudian dengan Belanda juga, lanjut Fuad, disepakati standard beneficial ownership (pihak yang sebenarnya menikmati secara langsung manfaat penghasilan yang diterima dari negara sumber) menggunakan standard dari OECD. Dengan demikian, penyalahgunaan tax treaty bisa dihindari. "Beneficial ownership-nya dulu aturannya tidak jelas, sekarang kita standard OECD, jadi treaty abuse, penyalahgunaan treaty bisa kita hindari sekarang," jelasnya.

Selain dengan Belanda, Fuad menyatakan pihaknya tengah melakukan renegosiasi dengan pihak Jerman. Ke depannya masih ada negara-negara besar seperti Ingrris, Malaysia, Singapura, Jepang, dan Korea untuk melakukan renegosiasi tax treaty. "Kita mulai dengan Inggris, Malaysia, singapura, tapi jangan dibayangi cepat prosesnya. Dengan Belanda saja 4 tahun dengan bertemu 6 kali, Jerman juga sudah mulai. Kita perbaharui negara-negara besar saja, kita dulu tax treaty dengan banyak negara, tapi yang penting Jepang, Korea, Belanda, Inggris, dalam proses Jerman," tandasnya. **cahyo

BERITA TERKAIT

PMK 165 Bukan Kebijakan "Tax Amnesty"

Pemerintah telah menerbitkan Peraturan Menteri Keuangan Nomor 165/PMK.03/2017 yang merupakan revisi dari Peraturan Menteri Keuangan Nomor 118/PMK.03/2016 mengenai pelaksanaan UU…

Kepastian Hukum "Tax Amnesty" Dikhawatirkan Seperti BLBI

Kepastian Hukum "Tax Amnesty" Dikhawatirkan Seperti BLBI NERACA Jakarta - Anggota Komisi XI DPR RI Heri Gunawan menyebutkan kepastian hukum…

Insentif Tax Allowance Diusulkan Berbasis Serapan Pekerja - Dunia Usaha

NERACA Jakarta – Kementerian Perindustrian tengah memacu daya saing dan produktivitas industri nasional khususnya sektor padat karya yang berorientasi ekspor…

BERITA LAINNYA DI BERITA EKONOMI

Penyaluran Dana Desa Capai Rp59,2 Triliun

      NERACA   Bogor - Direktur Jenderal Perimbangan Keuangan Kementerian Keuangan Boediarso Teguh Widodo mengatakan realisasi dana desa…

Membantah Generasi Milenial yang Terancam Tak Punya Hunian

      NERACA   Bekasi - Ada anggapan generasi milenial yang berusia di bawah 25 tahun tidak mampu mempunyai…

IBM Indonesia Berkolaborasi dengan Partner Lokal - Akselerasi Bisnis Digital

    NERACA   Jakarta - IBM Indonesia menggelar IBM Indonesia Partner Solutions Summit, yang diselenggarakan di JW Marriot Jakarta.…