PKG Investasikan RP1 Triliun Untuk Dermaga

Kamis, 12/01/2012

NERACA

Jakarta----PT Petrokimia Gresik mengaku telah menyiapkan investasi sekitar Rp1 triliun pada 2012. Dana ini rencananya untuk memperluas dan sekaligus menambah kapasitas serta memperbaiki infrastruktur dermaga dan distribusi. "Banyak proyek yang mulai kami jalankan tahun ini dan sifatnya `multi-years` (beberapa tahun)," kata Dirut PT Petrokimia Gresik (PKG) Hidayat Nyakman kepada wartawan di Jakarta

Lebih jauh kata Hidayat, sebenarnya ada 4 proyek besar yang akan dilakukan PKG, antara lain pembangunan pabrik amoniak urea yang membutuhkan investasi 700 juta dolar AS dan pembangunan pabrik asam fosfat senilai 200 juta dolar AS, yang bermitra dengan asing yaitu produsen batu fosfat, Jordan Phosphate Mine co Plc.

Selain itu, kata Hodayat, PKG juga akan melakukan revamping (perbaruan) pabrik asam sulfat dan asam fosfat senilai 200 juta dolar AS, pembangunan pabrik kalsinasi kapur berkapasitas 60 ribu ton per tahun, serta perluasan dermaga di Gresik senilai Rp500 miliar. "Fasilitas pelabuhan kami di Gresik perlu diperbaiki untuk mengantisipasi perluasan pabrik dan tingginya arus bongkar muat kebutuhan pabrik dan distribusi," ujarnya

Hidayat mengemukakan, pada 2011 PKG membukukan laba bersih (unaudit) sebesar Rp1,12 triliun atau naik sekitar 39,8% dibandingkan tahun sebelumnya yang mencapai Rp801 miliar. "Kinerja penjualan dan keuangan tahun 2011 semakin membaik, dan pada 2012 kami menargetkan laba setelah pajak sebesar Rp1,39 triliun," ujarnya.

Pada tahun ini, lanjut dia, PKG memproyeksikan produksi pupuk sekitar 4,3 juta ton yang terdiri dari urea (450 ribu ton), ZA (750 ribu ton), SP-36 (510 ribu ton), NPK Phonska (2,4 juta ton), NPK Kebomas (126 ribu ton), dan ZK (8.000 ton). **cahyo