Sehat Dengan Mengkonsumsi Sayuran Hijau

Sabtu, 14/01/2012

Neraca. Sebuah studi baru tentang nutrisi dan kesehatan mata menemukan, antioksidan lutein, zeaxantin, dan vitamin E dapat membantu mencegah katarak. Studi dilakukan terhadap lebih dari 35.000 perempuan Amerika usia setengah baya dan dipantau selama 10 tahun.

Di awal studi partisipan diminta untuk mengisi survei tentang susunan makanan dan suplemen makanan yang mereka gunakan. Di akhir studi terdapat 2031 kasus baru katarak. Hasil temuan utama studi adalah, perempuan yang mendapatkan lebih banyak lutein, zeanxanthin, dan vitamin E berkemungkinan lebih kecil mengembangkan katarak dibanding perempuan yang tidak mengkonsumsi nutrien ini.

Makanan yang kaya lutein dan zeanxanthien antara lain sayuran daun hijau seperti bayam, kale collard dan mustard green, labu kuning, pea hijau, brokoli dan jagung. Makanan yang kaya vitamin E antara lain minyak sayuran, almond, biji bunga matahari, sayuran daun hijau, dan serealia yang difortifikasi. Perempuan yang mendapatkan paling banyak lutein, zeanxanthien dari makanan dan vitamin E dari makanan dan suplemen, kasus katarak 18% lebih rendah dibanding yang tidak mendapatkan nutrien ini dan disarankan pula agar banyak mengkonsumsi buah-buahan yang banyak mengandung vit.C ,vit.A dan vit E.

Penggunaan Kacamata gelap atau kacamata regular yang dapat menghalangi sinar ultraviolet (UV) sebaiknya digunakan ketika berada diruang terbuka pada siang hari, karena apabila mata terkena sinar matahari terlalu lama juga dapat mempercepat proses katarak pada mata.

Katarak adalah istilah kedokteran untuk setiap keadaan kekeruhan yang terjadi pada lensa mata yang dapat terjadi akibat hidrasi (penambahan cairan lensa), denaturasi protein lensa atau dapat juga akibat dari kedua-duanya. Biasanya mengenai kedua mata dan berjalan progresif. Katarak menyebabkan penderita tidak bisa melihat dengan jelas karena dengan lensa yang keruh cahaya sulit mencapai retina dan akan menghasilkan bayangan yang kabur pada retina. Jumlah dan bentuk kekeruhan pada setiap lensa mata dapat bervariasi.