Sedikitnya 146.000 Siswa Tangsel Dapat BOS

Kamis, 12/01/2012

Tangerang - Sebanyak 149.060 siswa di Kota Tangerang Selatan, Provinsi Banten mendapatkan dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) pada tahun 2012.

"Ada sebanyak 149.060 siswa yang mendapatkan BOS pada tahun 2012 ini," kata Kepala Unit Pelayanan dan penyelesaian dana bos Dinas Pendidikan Kota Tangsel, Rajali di Tangerang, Rabu.

Dikatakannya, pada tahun 2012, Dinas Pendidikan Kota Tangerang Selatan dari hasil verifikasi jumlah siswa pada tahun ajar 2011/2012 melalui lembar kerja individu siswa mendapatkan dana BOS sebesar Rp 91.350.000.000.

"Nantinya, dana BOS tersebut akan disalurkan kepada siswa penerima melalui empat tahapan," katanya menjelaskan.

Rajali juga menambahkan bila penerima dana bos tersebut, berasal dari 330 sekolah SD negeri dan swasta serta SMP negeri dan swasta di Kota Tangsel.

Menurut Rajali, jumlah tersebut merupakan jumlah penerima BOS pada tahap IV periode (Oktober-Desember 2011), yang diperoleh dari hasil verifikasi data siswa di tahun ajaran 2011/2012.

"Secara otomatis jumlah pelajar tersebut digunakan untuk penerima dana BOS di tahap I, II dan III pada 2012," katanya.

Menurut dia, dana BOS Tahun 2012 naik sebesar 38% dari sebelumnya di Tahun 2011 sebesar Rp68.713.730.000 untuk dana BOS SD dan SMP baik negeri maupun swasta.

Dia menjelaskan Pada Tahun 2011 untuk SD negeri mendapatkan dana BOS Rp 35.361.700.000 dengan jumlah penerima BOS sebanyak 88.829 siswa dan untuk SD swasta debesar Rp 8.842.000.000 dengan jumlah penerima BOS sebanyak 22.459 siswa SD swasta di 83 sekolah.

Untuk SMP baik Negeri sebesar Rp 21.543.812.500 dengan jumlah penerima BOS di SMP Negeri sebanyak 16.670 siswa di 18 SMP negeri (17 SMP negeri plus SMP terbuka) dan SMP swasta Rp 2.966.281.000 untuk sebanyak 20.638 siswa dengan jumlah sekolah sebanyak 101 siswa.

Sedangkan di Tahun 2012 untuk Dana BOS SD sebesar Rp 64.612.000.000 yang diberikan kepada sebanyak 111.400 siswa di 296 sekolah baik SD negeri maupun swasta dan untuk SMP sebesar Rp 26.738.600.000 untuk 37.660 siswa di 123 sekolah baik negeri maupun swasta.

"Untuk Alokasi anggaran BOS yang diterima untuk SD per siswa sebesar Rp 400.000/siswa/tahun sedangkan untuk SMP sebesar Rp 580.000/siswa/tahun," katanya.

Rajali menjelaskan semua siswa maupun sekolah berhak menerima BOS kecuali sekolah yang bertaraf internasional seperti Rintisan Sekolah Bertaraf Internasional (RSBI).

Dana BOS digunakan untuk mengganti buku teks pelajaran yang rusak, biaya kegiatan penerimaan siswa baru, biaya kegiatan dalam rangka peningkatan mutu dan kegiatan kesiswaan termasuk ekstrakurikuler, biaya ujian dan ulangan, pembelian bahan habis pakai, langganan daya dan jasa, perawatan sekolah, pembayaran honor guru honorer.

"Distribusi dana BOS ini langsung ke rekening sekolah dan Dindik hanya sebatas data base saja," katanya.