Pemkot Palembang Optimalkan Parkir Online Genjot PAD

Pemkot Palembang Optimalkan Parkir Online Genjot PAD

NERACA

Palembang - Pemerintah Kota (Pemkot) Palembang, Sumatera Selatan mengoptimalkan program parkir berbasis online di sejumlah titik untuk menggenjot Pendapatan Asli Daerah.

Kepala Dinas Perhubungan Kota Palembang Kurniawan mengatakan, uji coba parkir meter berbasis online telah dilakukan pihak ketiga di kawasan Kolonel Atmo dan akan diterapkan di titik-titik lain pusat kota."Pengelolaan parkir berbasis online yang dilakukan pihaknya, dalam rangka penertiban juru parkir liar dan meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kota Palembang," kata dia, Jumat (14/7).

Juru parkir liar kerap bersama oknum preman ditengarai kerap melakukan kongkalikong, sehingga tarif yang dikenakan di atas ketentuan Perda."Sebagai gambaran kawasan Atmo ini PAD dari retribusi parkir hanya masuk ke kas daerah sebesar Rp2 juta per hari. Sedangkan, analisis pihak ketiga, mereka mampu memberikan Rp11 juta per hari. Artinya banyak kobocoran, dan ini yang ingin kita perbaiki," ujar dia.

Secara bertahap, ujar Kurniawan, pemkot akan menerapkan ke semua wilayah Kota Palembang dengan sistem parkir meter berbasis online. Untuk itu, juru parkir diimbau untuk bergabung dengan PT Tekno selaku pihak ketiga yang berkerja sama dengan pemkot. Mereka akan diberikan gaji bulanan.

Direktur Utama (Dirut) PT Tekno Optima Perkasa, Adrian mengatakan pihaknya merupakan perusahaan IT (Informasi dan Teknologi) siap membantu dalam meningkatkan PAD Kota Palembang dari sektor parkir melalui pengembangan sistem teknologi yang dimiliki."Kami merupakan perusahaan yang bergerak di bidang IT. Sebelumnya, kami sudah mengembangkan di bidang logistik, dan sekarang kita kembangkan untuk pengelolaan parkir," kata dia.

Adrian menerangkan, aplikasi yang dikembangkan untuk pengelolaan parkir meter berbasis online ini bernama Tekno Park, yakni aplikasi yang dapat tekoneksi dengan sistem pembayaran elektronik money (e-money).

Sebelumnya, terkait permasalahan parkir yang menjadi keluhan masyarakat, Pemkot Palembang mewacanakan akan membentuk Perusahaan Daerah (PD) Parkir. Bahkan wacana PD Parkir ini telah memasuki tahap pengkajian. Ant

Related posts