Menkop Siap Kawal Hasil Kongres Koperasi

Menkop Siap Kawal Hasil Kongres Koperasi

NERACA

Makassar - Menkop dan UKM AAGN Puspayoga memberikan apresiasi tinggi terhadap pelaksanaan dan hasil-hasil Kongres Koperasi ke-3 di Makassar."Biasanya kalau disuruh menutup acara, peserta tinggal separuh. Namun, dalam Kongres Koperasi kali ini tidak, hampir seluruh peserta hadir. Ini menunjukkan semangat yang tinggi para pegiat koperasi dalam mensukseskan kongres ini, " kata Puspayoga, saat menutup pagelaran Kongres Koperasi ke-3 di Makassar, Jumat (14/7).

Menkop mengatakan, Kongres Koperasi ke-3 menghasilkan lima Deklarasi Makassar dan 17 rekomendasi, telah meletakkan sebuah dasar dan menjadi triggger (pemacu) dimana koperasi pada nantinya akan bisa sejajar dengan BUMN dan swasta.

Menurut Puspayoga, butir -butir deklarasi dan rekomendasi yang dihasilkan dari Kongres Koperasi, diantaranya, memodernisasi koperasi dengan memanfaatkan IT, revitalisasi KUD sampai konsolidasi usaha yang secara vertikal itu, benar- benar merupakan hal yang realistis yang dibutuhkan gerakan koperasi untuk secepatnya bangkit menuju cita-cita menjadi pilar perekonomian nasional."Saya menaruh harapan besar pada koperasi untuk bisa bangkit dan saya percaya gerakan koperasi akan bisa melakukan itu," harapnya.

Harapan itu, menurut Menkop bukannya tanpa dasar. Jika merujuk pada pertumbuhan PDB (Produk Domestik Bruto) yang disumbangkan koperasi mengalami peningkatan dalam tiga tahun terakhir.Jika pada akhir 2013, kontribusi koperasi terhadap pembentukan PDB masih 1,71 persen, pada 2016 sudah meningkat menjadi 3,99 persen.

"Itu semua tidak akan terjadi tanpa dukungan dari pegiat gerakan koperasi. Kami di Kementrian memang punya kebijakan namun tidak memiliki kewenangan. Tanpa gerakan koperasi di lapangan, kami bukan apa-apa," aku Menkop.

Menkop menjanjikan, deklarasi dan rekomendasi yang dihasilkan Kongres Koperasi ke-3 ini secepatnya akan diserahkan ke Presiden."Saya bersama Dekopin siap mengawal deklarasi dan rekomendasi Kongres Koperasi ini," pungkas Puspayoga. Mohar/Rin

BERITA TERKAIT

PRODUKSI TENUN LOKAL SEJARAH KOPERASI

Pekerja menyelesaikan pembuatan kain tenun menggunakan mesin manual produksi tahun 1949 di Pusat Koperasi Tasikmalaya, Jalan Dr M Hatta, Kota…

SIAP Mendesak BEI Buka Suspensi Saham - Penuhi Aturan Pasar Modal

NERACA Jakarta – Butuh adanya kepastian, menjadi desakan bagi PT Sekawan Intipratama Tbk (SIAP) kepada PT Bursa Efek Indonesia agar…

10 Perdep Bakal Menjadi Permen Perkuat Pengawasan Koperasi

10 Perdep Bakal Menjadi Permen Perkuat Pengawasan Koperasi NERACA Bogor - Deputi Bidang Pengawasan Kementerian Koperasi dan UKM Suparno mengungkapkan…

BERITA LAINNYA DI EKONOMI DAERAH

50 Anggota BPSK Berbagai Daerah Ikuti Bimtek Dasar

50 Anggota BPSK Berbagai Daerah Ikuti Bimtek Dasar NERACA Jakarta - Sebanyak 50 orang anggota Badan Penyelesaian Sengketa Konsumen (BPSK)…

Pemprov Sumsel Kaji Potensi PAD 2018

Pemprov Sumsel Kaji Potensi PAD 2018 NERACA Palembang - Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan (Pemprov Sumsel) melalui dinas terkait melakukan kajian…

Pemkot Bandung Pastikan Ketersediaan Pangan Aman

Pemkot Bandung Pastikan Ketersediaan Pangan Aman NERACA Bandung - Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung memastikan ketersediaan pangan hingga akhir periode tahun…