UKM di Bali Didorong Manfaatkan Pasar Modal

Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mendorong pelaku usaha kecil dan menengah (UKM) di Bali untuk memanfaatkan pasar modal sehingga mendapatkan pembiayaan jangka panjang dengan biaya yang rendah.”Kami sudah mengumpulkan pengusaha dari perusahaan menengah ke atas untuk sosialisasi beberapa kemudahan agar bisa melantai di bursa," kata Kepala OJK Regional 8 Bali dan Nusa Tenggara, Zulmi di Bali, kemarin.

Menurut Zulmi, hal tersebut dilakukan untuk mendorong pelaku usaha di Bali untuk memanfaatkan pasar modal termasuk mendorong UKM yang potensial. Dia menjelaskan, UKM di Bali berpeluang melantai di bursa saham sehingga mereka bisa mendapatkan modal jangka panjang dan permanen dengan biaya rendah.”Ini akan memudahkan pelaku usaha mendapatkan modal lebih permanen jadi tidak harus membayar bunga, beda dengan bank," ucapnya.

Zulmi menambahkan, untuk bisa melantai di bursa saham dan menarik pemilik modal, perusahaan tersebut harus memiliki lembaga dan produk atau "merek" yang bagus. Itu artinya perusahaan bersangkutan harus memiliki kekuatan internal yang baik termasuk memiliki prospek masa depan.

Perusahaan daerah atau UKM yang berpotensi melantai di bursa saham salah satunya perusahaan yang bergerak di sektor pariwisata sesuai dengan Bali yang menjadi daerah tujuan wisata. PT Bursa Efek Indonesia (BEI) Denpasar mencatat hingga saat ini baru ada tiga perusahaan daerah dari Bali yang sudah melantai di bursa saham.

Perusahaan yang sudah melantai di bursa saham yakni PT Bali Towerindo Sentra Tbk, PT Bukit Uluwatu Villa Tbk, dan PT Island Concepts Indonesia Tbk. Untuk bisa melakukan penawaran saham atau "go public" perusahaan itu harus melengkapi dokumen dan administrasi secara legal dan harus berbentuk perseroan terbatas (PT) dengan nilai aset perusahaan senilai sekitar Rp5 miliar. Perusahaan daerah kini juga dapat mendaftarkan untuk melantai di bursa saham melalui kantor perwakilan OJK daerah. (ant/bani)

BERITA TERKAIT

TICMI Luluskan 6.502 Profesional Pasar Modal - Dorong Industri Pasar Modal

NERACA Jakarta - The Indonesia Capital Market Institute (TICMI) kembali menyelenggarakan Wisuda Akbar Periode II-2017 sebagai salah satu strategi meningkatnya…

Metland Hadirkan Villa Mewah di Ubud Bali - Geliat Industri Pariwisata

NERACA Jakarta - Pengembang properti, PT Metropolitan Land Tbk (MTLA) atau Metland terus berekspansi dan yang terbaru ialah meluncurkan Royal…

RATAS 10 BALI BARU

Presiden Joko Widodo (kanan) berbincang dengan Menko Perekonomian Darmin Nasution (kiri belakang) dan Menkopolhukam Wiranto (kiri depan) usai rapat terbatas…

BERITA LAINNYA DI BURSA SAHAM

Kantungi Sertifikasi ISO 27001 - XL Tingkatkan Keamanan Data Pelanggan

NERACA Jakarta - PT XL Axiata Tbk (XL Axiata) berhasil meraih sertifikasi ISO 27001 sebagai standar baku penerapan Information Security…

Investor Saham di Babel Tumbuh Signifikan

PT Bursa Efek Indonesia (BEI) Kantor Perwakilan Pangkalpinang mencatat, jumlah investor pasar modal di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Babel) mengalami…

Renuka Targetkan Ekspor Tambang di 2018

Keyakinan membaiknya harga batu bara di tahun depan, menjadi harapan PT Renuka Coalindo Tbk (SQMI) bila pasar batu bara kembali meningkat.…