Menggali Potensi Anak Autis deangan Kreativitas Seni

Perilaku anak autis yang kerap hiperaktif, melakukan gerakan berulang-ulang dan kesulitan berkomunikasi kerap membuat mereka dikucilkan. Namun, ternyata autis merupakan kelainan yang bisa ditangani dengan perlakuan khusus. Anak autis juga tak memiliki perbedaan dengan anak lainnya. Mereka punya potensi bakat yang luar biasa dan mesti digali. Salah satu cara untuk mengetahui bakat itu bisa dengan mengikutsertakan anak dengan beragam kegiatan yang menyenangkan, seperti Funtaustic Festival 2017.

"Anak berkebutuhan khusus itu punya potensi dan harus digali agar mereka percaya diri. Contohnya dengan membuat anak mencoba banyak kegiatan. Kalau tidak demikian kita enggak akan tau mereka punya potensi," kata motivator Dessy Arnas di Jakarta.

Funtaustic Festival merupakan gelaran nasional yang bertujuan untuk mengembangkan potensi anak berkebutuhan khusus se-Indonesia. Kegiatan sosial ini memberikan kesempatan bagi anak autis untuk mengembangkan potensi terutama dalam kreativitas seni. "Festival ini untuk pertama kalinya digelar dengan skala nasional. Ini jadi ajang kreativitas bagi anak autis untuk mencoba menggali potensi. Jadi, mereka punya kesempatan dan tidak ada bedanya dengan anak-anak nomal," ujar pihak panitia, Latesha Ivi Indriani.

Menggali Potensi Anak Autis Lewat Funtaustic FestivalPihak-pihak yang terlibat dalam kegiatan Funtaustic Festival 2017. Festival seni kreativitas bagi anak-anak autis. Latesha menjelaskan dalam kegiatan ini anak autis bisa bermain dalam sebuah playground yang sarat akan edukasi dan permainan berupa pameran, workshop, dan unjuk keahlian seni seperti menyanyi, menari, melukis, hingga fotografi. Tak hanya bagi anak autis, kegiatan yang mengusung tema We're All Amazing itu juga memberikan beragam acara untuk orang tua dan pendamping anak autis berupa bincang-bincang, konseling, dan terapis. "Ini untuk anak autis, orang tua, dan masyarakat umum untuk memberikan pengetahuan agar sama-sama peduli dan saling berinteraksi," tutur Latesha.

Festival kreativitas ini menyasar anak autis berusia 10-17 tahun. Pada rentang usia itu, anak autis dianggap memerlukan perhatian lebih untuk tumbuh kembangnya. Para peserta yang sudah mendaftar sejauh ini berasal dari berbagai daerah di Indonesia seperti Aceh, Yogyakarta, hingga Bali. Mereka bakal mengikuti lomba unjuk keahlian, fotografi, dan melukis.

Funtaustic Festival bakal digelar di SkyWorld TMII, Jakarta pada 8-9 Juli mendatang. Masyarakat yang berminat untuk menghadiri acara ini akan dikenakan biaya masuk Rp25 ribu dan acara talkshow Rp100 ribu. Hasil penjualan tiket akan disumbangkan untuk SD di Kabupaten Manggarai, Nusa Tenggara Timur.

Related posts