Nelayan Lebak Minta DKP Bangun Pabrik Es

Lebak - Nelayan pesisir selatan Kabupaten Lebak, Banten, yang tersebar di 10 tempat pelelangan ikan meminta Dinas Kelautan dan Perikanan setempat membangun pabrik es untuk mendukung usaha penangkapan ikan.

"Nelayan seringkali mengalami kesulitan untuk mendapatkan es untuk pendingin ikan-ikan agar bisa bertahan lama," kata Sekretaris Himpunan Nelayan Seluruh Indonesia (HNSI) Kabupaten Lebak Ade Supriyadi di Lebak, Selasa.

Ia mengatakan, selama ini nelayan pesisir selatan Kabupaten Lebak mendapatkan pasokan es dari Tangerang dengan jumlah setiap hari antara tiga sampai dengan empat truk diesel.

Pasokan es, katanya, sangat penting untuk mendukung usaha nelayan karena bisa mengawetkan hasil tangkapan ikan.

Ia menjelaskan, jika pasokan es tersebut tidak ada, tentu ikan-ikan hasil tangkapan mudah membusuk.

Jika ikan membusuk, katanya, nelayan merugi karena harganya anjlok.

Pihaknya mendesak Dinas Kelautan dan Perikanan Kabupaten Lebak membangun pabrik es sehingga nelayan tidak perlu lagi mendatangkan dari Tangerang.

Pabrik es saat ini, kata dia, merupakan kebutuhan vital untuk mengawetkan ikan hasil tangkapan nelayan.

"Kami sangat membutuhkan pabrik es untuk memudahkan nelayan mendapatkan es dan tidak ke luar daerah lagi," katanya.

Kepala Pangkalan Pendaratan Ikan (PPI) Kecamatan Wanasalam Ahmad Hadi mengatakan, pihaknya sudah mengusulkan pembangunan pabrik es di 10 tempat pelelangan ikan (TPI) pada 2012.

Selama ini, katanya, 10 TPI belum memiliki pabrik es sehingga diharapkan pemerintah dapat membangun pabrik tersebut.

"Kami dan nelayan hanya berharap pembangunan pabrik es 2012 dapat direalisasikan," katanya.

Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Kabupaten Lebak Edi Wahyudi mengakui, selama ini nelayan yang tersebar di 10 TPI yakni Bayah, Binuangeun, Cipunaga, Sukahujan, Cihara, Pulomanuk, Tanjungpanto, Sawarna, Cimandiri, dan dan Panggarangan belum memiliki pabrik es.

Pasokan es untuk mendinginkan ikan agar bisa bertahan lama, katanya, didatangkan dari Serang dan Tangerang.

"Mudah-mudahan tahun ini Kementerian Kelautan dan Perikanan membangun pabrik es di pesisir selatan Kabupaten Lebak," ujarnya.

BERITA TERKAIT

MWC NU Cicurug : Tangkal Segala Bentuk Paham Radikalisme

MWC NU Cicurug : Tangkal Segala Bentuk Paham Radikalisme KABUPATEN SUKABUMI NERACA Sukabumi – Majelis Wakil Cabang Nahdatul Ulama (MWC…

Asuransi Jasindo Siap Menjawab Reformasi OJK di Tahun 2020

Asuransi Jasindo Siap Menjawab Reformasi OJK di Tahun 2020 NERACA Jakarta - Seiring dengan maraknya permasalahan yang terjadi pada sejumlah…

Universitas Trisakti Sukses Gelar Jazz Song of Earth Festival

Universitas Trisakti Sukses Gelar Jazz Song of Earth Festival NERACA Jakarta - Universitas Trisaksi Jakarta, telah sukses menyelenggarakan event Lomba…

BERITA LAINNYA DI EKONOMI DAERAH

Didukung Konglomerasi Jepang, Lippo Karawaci Majukan Layanan Kesehatan Nasional

Didukung Konglomerasi Jepang, Lippo Karawaci Majukan Layanan Kesehatan Nasional NERACA Jakarta - Kinerja PT Lippo Karawaci Tbk (LPKR) dalam jangka…

Bupati Acep: “ASN Harus Salurkan Zakatnya Lewat Baznas” - Realisasi Zakat di Kuningan Masih Sangat Rendah

Bupati Acep: “ASN Harus Salurkan Zakatnya Lewat Baznas” Realisasi Zakat di Kuningan Masih Sangat Rendah NERACA Kuningan – Potensi zakat…

MWC NU Cicurug : Tangkal Segala Bentuk Paham Radikalisme - KABUPATEN SUKABUMI

MWC NU Cicurug : Tangkal Segala Bentuk Paham Radikalisme KABUPATEN SUKABUMI NERACA Sukabumi – Majelis Wakil Cabang Nahdatul Ulama (MWC…