Buruh Serang Blokir Jalan Tuntut Revisi UMK

Serang - Ribuan buruh dari Kabupaten Serang melakukan aksi unjuk rasa menunut revisi UMK dengan cara memblokir jalan raya Serang-Jakarta dan akses masuk tol Ciujung di Serang, Selasa.

Aksi yang dilakukan ribuan buruh dari sejumlah organisasi buruh/pekerja di Kabupaten Serang tersebut dilakukan mulai sekitar pukul 04.30 WIB. Mereka melakukan aksinya dengan cara menutup jalan Serang-Jakarta sekitar pasar Tambak, Ciujung dan Kecamatan Krtagilan Kabupaten Serang.

"Kami melakukan aksi sejak tadi pagi sekitar pukul 04.30 WIB. Jika tidak ada tanggapan dari Pemkab Serang, kami akan menginap di pendopo," kata Ketua Konfederasi Serikat Buruh Sejahtera Indonesia (KSBSI) Kabupaten Serang, Andi Cahyono.

Ia mengatakan, aksi yang dilakuklan para buruh Serang yang mengatasnamakan Aliansi Serikat Pekerja/Serikat Buruh (ASPSB) Seranhg, tidak akan berhenti sebelum tuntutan untuk merevisi UMK Serang disetujui pemerintah Provinsi Banten.

Selain memblokir jalan utama Serang-Jakarta yang mengakibatkan kemacetan panjang di sekitar Tambak Dan Kragilan, aksi para buruh juga dilakukan dengan memblokir akses masuk gerbang tol Ciujung Serang.

"Kami mendapat informasi mulai pukul 10.30 WIB, para buruh juga menutup akses masuk gerbang tol Ciujung," kata Humas PT Marga Mandala Sakti (MMS) pengelola tol Tangerang-Merak, Hari Wirakusumah.

Sementara ratusan polisi lengkap dengan kendaraan perintis serta pagar kawat berduri disiagakan di kantor Gubernur Banten di Serang, Selasa, untuk pengamanan unjuk rasa buruh dari Kabupaten dan Kota Serang menuntut revisi Upah Minimum Kabupaten/kota (UMK) 2012.

Ratusan polisi dari Polda Banten, Polres Serang dan Satuan Brimob Polda Banten disiagakan di Kantor Gubernur Banten untuk mengantisipasi dan pengamanan rencana aksi buruh dari Kabupaten Serang yang menuntut revisi UMK dari sebesar Rp1.320.500 menjadi Rp1.469.500 ke Provinsi Banten.

Para buruh juga sebelumnya sudah melakukan aksi unjukrasa ke kantor Gubernur Banten, namun tuntutan para buruh belum bisa dipenuhi oleh gubernur Banten dengan alasan belum ada rekomendasi revisi UMK dari Bupati Serang.

BERITA TERKAIT

Parkir di Bahu Jalan Depan Pasar Cakung

Setiap pagi hari terutama pada jam berangkat kerja, marak sekali saya lihat keberadaan parkir sembarangan di bahu jalan depan Pasar…

Banten Anggarkan Rp1,4 Triliun 2018 Untuk Jalan

Banten Anggarkan Rp1,4 Triliun 2018 untuk Jalan NERACA Serang - Pemerintah Provinsi Banten menganggarkan sekitar Rp1,4 triliun untuk perbaikan dan…

Jasa Marga Tertarik Ambil Alih 6 Jalan Tol Waskita

      NERACA   Jakarta - PT Jasa Marga Tbk (Persero) menyatakan tertarik mengambilalih enam ruas jalan tol milik…

BERITA LAINNYA DI EKONOMI DAERAH

KABUPATEN SUKABUMI - 2018, PDAM TJM Targetkan 4.500 Pelanggan

KABUPATEN SUKABUMI 2018, PDAM TJM Targetkan 4.500 Pelanggan NERACA Sukabumi - Perusahaan Daerah Air Minum Tirta Jaya Mandiri (PDAM TJM)…

Menkop Dorong UMKM Kuliner Miliki Hak Cipta

Menkop Dorong UMKM Kuliner Miliki Hak Cipta NERACA Jakarta - Menteri Koperasi dan UKM AAGN Puspayoga menekankan pentingnya pengurusan hak…

Industri Jasa Keuangan di Sumsel Tetap Tumbuh

Industri Jasa Keuangan di Sumsel Tetap Tumbuh  NERACA Palembang - Industri jasa keuangan di Sumatera Selatan (Sumsel) tetap tumbuh sepanjang…