free hit counter

Cara Daur Ulang Baterai Prius

Sabtu, 07/01/2012

Neraca.Toyota menepis kekhawatiran sebagian orang bahwa baterai mobil hybrid akan mengotori lingkungan. Karena faktanya semua bagian baterai bisa di daur ulang sehingga tidak menjadi polutan berbahaya.

Toyota Prius dan mobil hybrid Toyota lainnya menggunakan baterai Nickel-metal hydride yang bisa dipakai hingga 10 tahun dengan jarak tempuh antara 240.000km hingga 480.000km, tergantung bagaimana cara mengendarai mobilnya. Angka itu jauh diatas regulasi California Air Resources Board . Lembaga yang terkenal ketat dalam merili regulasi lingkungan itu mematok angka 240.000km. “Itu bukan magic number buat kami,” kata Gary Smith, Toyota corporate manager of product quality and service support, Toyota Motor Sales U.S.A.

Saat ini sebagian kendaraan hybrid Toyota sudah mendekati angka itu, namun diperkirakan tidak lama lagi angkanya akan bertambah dengan cepat. Saat ini sekitar 500 unit baterai kadaluarsa setiap bulan. Kendaran hybrid Toyota menjadi sangat popular sejak Prius generasi kedua diluncurkan tahun 2003. Yang artinya saat ini jumlah Prius dengan jarak tempuh tinggi sudah cukup banyak. Saat ini lebih dari 1.3 juta unit Toyota Hybrid berseliweran di Amerika Serikat saja.

Ketika betray hybrid mulai kehilangan kemampuan menyimpan listrik, lampu pada instrument panel akan menyala dan tenaga yang dikirim ke roda mulai susut, tutur Smith. Untuk memudahkan proses daur ulang, disetiap baterai dicantumkan nomer telepon untuk mendapatkan informasi tentang lokasi dan proses daur ulang baterai.

Pemilik akan membawa mobilnya ke dealer. Pihak dealer akan melaporkan ke kantor pusat Toyota USA. Toyota kemudian mengirim container yang bisa dipakai berulang-ulang untuk mengirim baterai itu perusahaan rekanan di Anaheim, California yang spesialis daur ulang. Kontainer itu relatif ringan sehingga bisa dikirim menggunakan jasa pengiriman regular.

Selanjutnya baterai dibongkar, komponen-komponen berharga seperti nickel dan rare-earth elements diambil. Modul baterai kemudian di kuras arus listriknya. Nickel biasaya dikirim ke peleburan untuk di daur ulang menjadi bahan baku pembuatan stainless steel. Cangkang penutup baterai di di daur ulang. Plastik-plastiknya diparut lalu di daur ulang.

Biasanya saat baterai sudah menjelang akhir usia pakainya, pemilik mobil biasanya juga sudah siap untuk ganti mobil baru. Karena dealer bisa menawarkan mobil hybrid bekas dengan baterai baru. Ini akan membantu membangun pasar mobil bekas hybrid. Dengan kecenderungan semakin turunnya harga baterai untuk hybrid, hal ini bisa jadi bisnis yang menguntungkan untuk dealer.

Camry raih rekomendasi Consumer Reports

Toyota Camry berhasil menjadi yang terbaik versi Consumer Reports dalam kelompok sedan keluarga. Majalah perlindungan konsumen yang sangat disegani ini merekomendasikan Camry kepada pembacanya.

Consumer Reports member pujian terhadap interior yang lebih bagus dibandingkan versi sebelumnya. Juga pengendalian yang lebih tajam dan efisiensi bahan bakar lebih baik. Soal interior, Consumer Report member perhatian positif terhadap pengerjaan interior dan dashboard. Juga ruang kaki dan kepala yang lebih lapang.

Uji jalan tol membuat para penguji Consumer Report mengapresiasi kesenyapannya juga kenikmatan saat mengendarai yang lebih baik dari pendahulunya.

Consumer Report yang terkenal membeli sendiri mobil-mobil yang di uji- menguji tiga model Camry. Dari uji itu diketahui, Consumer Report mencatat Camry bermesin empat silinder bisa menempuh jarak 27 mile/gallon (11.48 km/l). Sedangkan Camry yang lebih mewah dan lebih bertenaga, bermesin V6 bisa menempuh 26 mile per gallon atau 11.05 km/l. Sementara Camry Hybrid member efisiensi luarbiasa 38 mile per gallon (16.16km/liter.)

Di Amerika Serikat, Camry menjadi market leader di kelasnya. Dalam 14 tahun terakhir, hanya satu kali posisi itu terlepas. Namun tahun 2011 Toyota mengalami kesulitan memenuhi permintaan terhadap Camry akibat rusaknya jaringan pemasok pabrik Toyota sebagai dampak dari bencana gempa dan tsunami di Jepang, Maret 2011.