Mengenal Ikan Jenis Petarung

Neraca. Budidaya ikan cupang memang termasuk bisnis yang menjanjikan sekaligus menyenangkan. Dari sini biasanya dimulai dari hobi yang dikembangkan. Dan dengan keuletannya bersilang ria, terjadilah keturunan yang baru. Dan biasanya cupang dipelihara untuk diikutkan kontes atau juga diadu.

Orang mungkin tak menyangka jika ikan sekecil cupang ada yang dihargai sampai jutaan rupiah. Begitu kuatnya gigitan bagan berwarna biru ini sehingga sirip lawan nya terbetot lepas putus pukulan telak pada insang luar disusul gigitan kuat merobek sirip bawah, sekaligus mengakhiri pertempuran sengit dua bagan yang bertempur lebih dari dua jam.

Bagan adalah salah satu jenis ikan cupang tipe petarung. Jenis ini yang paling banyak di arena adu cupang. Nama bagan diambil dari nama Kota Bagan Siapi Api di Sumatera Utara, karena memang cupang ini berasal dari sana. Tidak semua cupang ganas dan suka bertempur.

Lain halnya dengan jenis halfmoon, anda bisa terpesona. Kemampuan sirip bisa mengembang hingga seratus delapan puluh derajat. Ada pula cupang jenis ikan tropis yang hidup di rawa-rawa. Paling besar ukuran hanya lima centi meter. Ada dua jenis ikan cupang. Cupang kelas kontes atau cupang hias dan cupang adu, sedangkan ikan cupang hias, jenis nya macam-macam sesuai dengan bentuknya.

Contohnya cupang hias jenis serit. Cirinya sirip bergerigi dan menjuntai panjang mirip sisir.

Cupang ini berasal dari perairan Indonesia. Harganya bisa mencapai ratusan ribu rupiah, bila kualitasnya ekspor. Dan yang mirip burung merak ini, adalah halfmoon, atau setengah bulan. Sirip nya bisa mengembang sampai setengah lingkaran. Namun bila amarahnya terusik, tipe plakat ini akan mengembangkan siripnya hingga tegak melebihi 180 derajat. inilah yang membedakan dengan cupang petarung.

Selain cantik dengan bentuk tubuhnya dan siripnya, ikan cupang juga sering disebut ikan laga dan nama latinnya adalah betta splendens, termasuk dalam famili Anabantidae (Labirynth Fisher). Ekor dan sirip ikan cupang ketika mengembang sungguh memikat para pecinta ikan hias. Warna ikan yang biasa dikenal dengan ikan beta ini sungguh menarik, serta untuk budidaya satwa ini juga tidak membutuhkan tempat yang luas, sehingga bisa dilakukan di rumah.

BERITA TERKAIT

Penyediaan Induk dan Benih Ikan BPBAT Jambi Diapresiasi

NERACA Jambi - Panitia Kerja Sarana dan Prasarana Kelautan Perikanan Komisi IV DPR RI melakukan kunjungan kerja ke Balai Perikanan…

KKP Ekspor Perdana Ikan Patin Ke Arab Saudi

NERACA Sidoarjo - Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) meluncurkan ekspor perdana Ikan patin (Pangasius hypophthalmus) Indonesia ke Kerajaan Arab Saudi…

Akuakultur - KKP Lakukan Konsultasi Publik Aturan Usaha Pembudidayaan Ikan

NERACA Bandung - Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) melakuan konsultasi publik terkait rencana pemberlakuan Peraturan Menteri Kelautan dan Perikanan tentang…

BERITA LAINNYA DI PELUANG USAHA

Tahun 2019, Pemerintah Targetkan 8 Juta UMKM Aplikasikan Tekhnologi

Pemanfaatan teknologi digital untuk bisnis, khususnya skala usaha mikro kecil dan menengah (UMKM), sudah menjadi sebuah keharusan. Sebab itu, upaya…

Pesatnya Perkembangan Pasar Modern dan Digitalisasi, Sarinah Tetap Bina UMKM

BUMN ritel PT Sarinah (Persero) menyatakan yakin bisa tetap eksis di tengah pesatnya perkembangan dunia digital. Untuk itu, Sarinah tetap…

Pertemuan IMF –WB Momentun Perkenalkan Produk UMKM Nasional Dikancah International

Pertemuan tahunan IMF – World Bank (WB)  yang berlangsung di Nusa Bali harus bisa menjadi momentum memperkenalkan produk  usaha mikro,…