Mengembangkan Bisnis Ikan Hias

Sabtu, 07/01/2012

Neraca. Agar budidaya ikan air tawar yang dijalankan berhasil sesuai dengan yang ditargetkan, pembudidaya harus mampu mempertimbangkan berbagai faktor. Salah satunya adalah memiliki pengetahuan dalam memilih ikan air tawar yang berkualitas, yakni sesuai dengan kondisi lokasi budidaya, mudah dibudidayakan, laku dipasaran, dan tentunya menciptakan kenyamanan tersendiri bagi pembudidaya ikan air tawar.

Bisa jadi ikan air tawar yang cocok dan berhasil dibudidayakan disuatu daerah belum tentu cocok untuk daerah yang lainnya karena banyak factor yang mempengaruhi. Faktor tersebut antara lain sumber air, suhu lingkungan, serta kondisi kolam yang ada. Faktor lain yang juga harus diperhatikan adalah jenis ikan air tawar yang akan di budidayakan atau menjual ikan. Setiap jenis ikan memiliki spesifikasi yang berbeda.

Untuk itu, pembudidaya harus mempertimbangkan; Pertama, penguasaan tehnik budidaya benih ikan. Untuk memulai usaha budidaya ikan tentu teknologi budidaya yang digunakan harus dapat dikuasai terlebih dahulu sehingga pembudidaya akan lebih mudah dalam melakukan pengelolaannya.

Lalu pilih benih ikan tawar yang mempunyai ketahanan tubuh baik seperti di penjual ikan air tawar. Seperti halnya mahluk hidup lainnya, ikan juga mudah mengalami stress atau kematian. Terutama bila kondisi lingkungan hidupnya buruk. Oleh karena itu, ikan yang cukup tahan lebih mudah dalam menanganinya karena tidak memerlukan banyak penanganan khusus.

Ketiga, stabilitas harga benih ikan air tawar. Ikan yang akan dibudidayakan sebaiknya memiliki nilai ekonomis yang cukup menjanjikan dalam segmentasi dan kondisi apapun.tujuannya adalah supaya ikan yang dihasilkan tetap laku dipasaran dengan harga yang bagus, meskipun dijual dalam segmen benih atau konsumsi disegala ukuran.

Keempat, relatif digemari masyarakat. Ikan air tawar yang sudah dikenal dengan citarasa yang enak dan digemari masyarakat tentu akan lebih menguntungkan karena daya serapnya cukup bagus sehingga mudah dipasarkan. Kelima, pertumbuhannya benih ikan air tawar sangat cepat. Ikan air tawar dengan pertumbuhan yang cepat lebih menguntungkan karena pemberian pakan dan waktu pemeliharaan menjadi sebentar. Pertumbuhan ikan yang cepat dapat dipacu dengan memanfaatkan pakan dengan gizi yang baik dan takaran yang optimal.

Dan keenam, pakan ikan mudah didapat. Kemudahan dalam memperoleh pakan dengan harga yang murah merupakan salah satu factor yang bisa meminimalisir biaya produksi dan jual ikan air tawar sehingga keuntungan yang diperoleh bisa maksimal

Jenis ikan yang cukup mudah dalam membudidayakan ikan air tawar adalah ikan cupang. Ikan air tawar yang habitatnya berasal dari beberapa negara di Asia Tenggara ini, seperti di Indonesia, Thailand, Malaysia, danVietnam, mempunyai bentuk dan karakter yang unik dan cenderung agresif dalam mempertahankan wilayahnya. Di kalangan penggemar, ikan cupang umumnya terbagi atas tiga golongan, yaitu cupang hias, cupang aduan, dan cupang liar.

Ikan ini juga sering disebut ikan laga dan nama latinnya adalah Betta splendens, termasuk dalam famili Anabantidae, Ekor dan sirip ikan cupang ketika mengembang sungguh memikat para pecinta ikan hias. Warna ikan yang biasa dikenal dengan ikan beta ini sungguh menarik, serta untuk budidaya satwa ini juga tidak membutuhkan tempat yang luas, sehingga bisa dilakukan di rumah.

Pada umumnya wadah pemeliharaannya adalah bak semen atau akuarium yang ukurannya tidak perlu besar yaitu cukup 1x2 m atau akuarium 100x40x50 cm, sedang wadah perkawinannya lebih kecil dari wadah pembesaran, yang bisa digunakan antara lain; baskom, akuarium kecil atau ember dapat dipakai untuk memijahkan ikan.

Ciri-ciri khas yang dimiliki oleh ikan cupang hias jantan adalah selain warnanya yang indah, siripnya pun panjang dan menyerupai sisir serit, sehingga sering disebut cupang serit. Sedangkan ikan betina warnanya tidak menarik (kusam) dan bentuk siripnya lebih pendek dari ikan jantan. Namun, tentunya kita juga harus mempelajari terlebih dahulu bagaimana mengawinkan ikan cupang hingga berterlur dan menetaskannya. Ikan cupang jantan dan betina meiliki ciri-ciri khusus untuk dipijahkan (berkembang biak).

Penggemar ikan cupang makin hari makin banyak, baik itu dari kalangan anak kecil hingga dewasa. Karena ikan hias tersebut selain rupanya yang cantik juga dapat merupakan tentera yang menarik bila diadu.

Karena ikan hias tersebut selain rupanya yang cantik juga dapat merupakan tentera yang menarik bila diadu. Ikan ini juga sering disebut ikan laga dan nama latinnya adalah Betta splendens, termasuk dalam famili Anabantidae (Labirynth Fisher). Ekor dan sirip ikan cupang ketika mengembang sungguh memikat para pecinta ikan hias. Warna ikan yang biasa dikenal dengan ikan beta ini sungguh menarik, serta untuk budidaya satwa ini juga tidak membutuhkan tempat yang luas, sehingga bisa dilakukan di rumah.

Konsumen ikan cupang ini adalah para pecinta ikan hias, dan sebagian anak-anak, serta mahasiswa kos yang biasanya menghiasi kamarnya dengan ikan hias. Modal yang dibutuhkan dalam pembudidayaan ikan cupang juga tidaklah besar. Kita hanya mengeluarkan modal sebesar Rp 5.000 hingga Rp 10.000 untuk sepasang ikan cupang, sebagai indukan.

Sebagai wadah tempat ikan atau aquariumnya, kita juga bisa memanfaatkan bekas botol air kemasan yang tentunya kita bisa mendapatkan dengan mudah di sekitar lingkungan rumah. Untuk pakan ikan cupang tidaklah memerlukan pakan ikan yang mahal-mahal, cukup carikan nyamuk mati, jentik-jentik nyamuk atau sisakan beberapa serat daging dari lauk pauk yang kita makan sehari-hari.

Kita juga bisa menjual anakan ikan cupang ke pasaran dengan harga Rp. 1000 per ekor. Dari sepasang induk ikan cupang bisa dihasilkan 100 hingga 200 anak ikan cupang. Jadi, jika kita hitung keuntungan yang diperoleh dari hal tersebut lumayan besar. Apalagi kalau kita bisa menghasilkan ikan cupang kualitas aduan, kontes atau bahkan kualitas ekspor. Kita bisa mendapatkan ratusan ribu rupiah per ekor.