Menjaga Ketahanan Tubuh Dengan Madu

Sabtu, 07/01/2012

Neraca. Untuk menghindari penyebaran penyakit ini di lingkungan keluarga, madu mampu menyembuhkan radang tenggorokan dan batuk.Selama ini, madu dikenal sebagai salah satu minuman yang bisa menambah stamina dan membuat tubuh tetap bugar. Tapi studi terbaru menunjukkan bahwa madu juga bisa meringankan sakit tenggorokan dan batuk, bahkan sebelumnya telah diketahui bahwa madu bisa digunakan sebagai antibakteri.

Selain memastikan anggota keluarga yang sedang menderita radang tenggorokan menggunakan peralatan makan dan minumnya sendiri, jangan menggunakannya bergantian dengan anggota keluarga yang lain. Pastikan juga handuk dan lap terpisah dari anggota keluarga lainnya. Biasakan ketika bersin menutup mulut.

Berdasarkan studi yang dilakukan oleh University οf Texas Health Science Center diketahui, bahwa madu kaya akan gula, sehingga bisa membantu menciptakan lingkungan yang membuat bakteri tidak dapat bertahan hidup.

Kini studi yang dipublikasikan dalam Archives οf Pediatrics аnd Adolescent Medicine menemukan, bahwa anak-anak yang menerima dosis kecil madu sebelum tidur akan memiliki kualitas tidur yang lebih baik dan mengurangi frekuensi batuknya. Kondisi ini lebih baik dibandingkan dengan anak-anak yang diberikan obat. “Ini adalah kali pertama madu telah benar-benar terbukti bisa digunakan sebagai pengobatan,” ujar penulis studi utama Dr Ian Paul dari Penn State College οf Medicine, seperti dikutip dari ABCNews.

Penelitian yang melibatkan 105 anak dengan jenjang usia dua hingga 18 tahun ini, dibagi menjadi tiga kelompok, yaitu kelompok anak yang diberikan sirup obat rasa madu, kelompok anak yang diberikan madu dan kelompok anak yang tidak diberikan apa-apa. Didapatkan anak yang diberikan madu merasakan pengurangan gejala dan tidurnya menjadi lebih baik.

Madu umumnya memiliki harga yang lebih murah dibandingkan dengan obat-obatan, serta tidak memiliki efek samping seperti pusing atau mengantuk. Selain itu madu juga cenderung mudah didapatkan.

“Telah lama diketahui bahwa demulcents seperti madu bisa menenangkan iritasi selaput lendir, dengan demikian bisa menghilangkan iritasi yang dapat memicu refleks batuk. Dan umumnya obat batuk memiliki fungsi yang sama,” ujar Paul Doering, wakil direktur Drug Information аnd Pharmacy Resource Center dari University οf Florida.

Mereka merekomendasikan madu sebagai obat memiliki beberapa kelebihan, diantaranya lebih aman untuk digunakan dibanding obat yang mengandung bahan kimia, serta termasuk obat tardisional yang sudah umum di masyarakat.

Untuk itu minum teh atau air jeruk nipis hangat yang dicampurkan dengan madu bisa menjadi cara yang efektif untuk mengurangi sakit tenggorokan serta menekan batuk, sehingga seseorang bisa mendapatkan kualitas tidur yang lebih baik. Karena itu, madu sebaiknya diberikan sebanyak dua sendok teh setiap hari.

Namun bila tenggorokan sudah terasa tidak enak, segera hisap permen yang mengandung mint, kalau bisa yang sugar free. Sering-seringlah menghisap permen mint ini, tahan rasa hangatnya di tenggorokan.

Hindari makan makanan yang merangsang tenggorokan bertambah sakit, seperti yang mengandung minyak, pedas, manis, asam atau banyak bumbu. Hindari makanan yang digoreng, makanlah makanan yang direbus dengan sedikit bumbu. Sayur sup seperti sup ikan sangat baik untuk dikonsumsi. Artinya banyaklah mengkonsumsi makanan yang bergizi, perbanyak protein, minum suplemen vitamin C, minum teh hijau, lalu perbanyak minum air putih dan istirahat yang cukup.