Mastercard : Konsumen ASEAN Optimistis

NERACA

Jakarta - Perusahaan jasa finansial Mastercard meluncurkan kajian indeks tentang tingkat kepercayaan konsumen di ASEAN pada saat ini terangkat oleh banyaknya anak muda generasi milenial optimistis di kawasan tersebut. Rilis Mastercard yang diterima di Jakarta, Kamis (18/5), menyebutkan, optimisme generasi muda di kawasan ASEAN turut mengangkat tingkat kepercayaan konsumen, sementara itu sentimen di kalangan kelompok konsumen yang lebih tua lebih bersifat konservatif.

Menjelang penyelenggaraan World Economic Forum di ASEAN, kajian Mastercard menunjukkan bahwa generasi milenial di kawasan ASEAN (berumur antara 18-29 tahun) memiliki pandangan yang sangat optimis untuk enam bulan ke depan (75 poin). Sementara anggota Generasi X, yang berusia di atas 30 tahun, memperlihatkan angka yang lebih rendah (69,5 poin).

Akan tetapi, secara keseluruhan terdapat perbedaan yang dalam mengenai tingkat kepercayaan di antara negara-negara yang berbeda di kawasan ASEAN. Tuan rumah World Economy Forum (WEF) ASEAN, Kamboja, konsumen yang berusia di bawah 30 tahun (95,4 poin) merupakan kelompok yang paling optimis dibandingkan dengan negara lainnya, sementara kelompok konsumen di Malaysia yang berusia di bawah 30 tahun merupakan kelompok konsumen yang paling pesimis (42,6 poin).

Selain itu, kelompok usia di atas 30 tahun di Kamboja dan Myanmar menduduki posisi yang setara (92 poin) sebagai kelompok paling optimis, sementara masyarakat berusia di atas 30 tahun di Singapura memiliki tingkat kepercayaan diri paling rendah (22,7 poin). Meskipun demikian, tingkat optimisme selama enam bulan ke depan mengindikasikan adanya pertumbuhan yang stabil di seluruh negara. Tingkat kepercayaan diri konsumen yang berusia di bawah 30 tahun bertumbuh sebesar 1,5 poin.

Sedangkan konsumen yang berusia di atas 30 tahun mengalami peningkatan sebesar 2,2 poin jika dibandingkan dengan semester I tahun 2016. Satu-satunya negara yang memiliki peningkatan sentimen di kedua kelompok demografisnya adalah Indonesia, yaitu usia di bawah 30 tahun mengalami lonjakan optimisme sebesar 7,1 poin, sementara generasi yang lebih tua mengalami lonjakan sebesar 9,9 poin.

Lebih jauh lagi, konsumen di wilayah ASEAN dari berbagai kalangan usia memiliki tingkat optimisme paling tinggi terhadap pendapatan rutin (87,7 poin, 77,5 poin), pekerjaan (74,7 poin, 70,5 poin) dan kualitas hidup (62,3 poin, 60 poin).

BERITA TERKAIT

Konsumen Berhak untuk Tarif Listrik Wajar

  NERACA Jakarta - Ketua Pengurus Harian Yayasan Lembaga Konsumen Indonesia (YLKI) Tulus Abadi mengatakan konsumen berhak atas tarif listrik…

Model Mio S Sasar Konsumen Kaum Hawa dan Remaja

PT Yamaha Indonesia Motor Manufacturing (YIMM) telah melengkapi varian sepeda motor skutik entry-level mereka dengan hadirnya Mio S pada akhir…

Pemerintah Permudah Bank Ekspansi di Asean

Pemerintah berupaya mempermudah kesempatan perbankan nasional untuk melakukan ekspansi di kawasan ASEAN seperti Singapura dan Malaysia dengan mendorong ratifikasi protokol…

BERITA LAINNYA DI INFO BANK

Suku Bunga Acuan Diprediksi Naik Kuartal IV

      NERACA   Jakarta - Chief Economist PT Bank UOB Indonesia Enrico Tanuwidjaja memprediksi suku bunga acuan atau…

AAJI Dorong Asuransi Manfaatkan Aplikasi Digital

      NERACA   Bali - Asosiasi Asuransi Jiwa Indonesia (AAJI) mendorong anggotanya untuk mengoptimalkan pemanfaatan aplikasi teknologi digital…

Bank Mandiri Bidik Pertumbuhan KPR 15%

    NERACA   Jakarta - PT Bank Mandiri Persero Tbk membidik pertumbuhan Kredit Pemilikan Rumah (KPR) dapat mencapai 15…