Kampung Agro Wisata Pesanggrahan Jakarta

Jika kita membayangkan Kampung Agrowisata adalah suatu daerah yang banyak ditumbuhi tanaman-tanaman indah, pohon buah-buahan ataupun perkebunan yang terhampar luas dan dihiasi pemandangan rerumputan menghijau, disertai hawanya yang sejuk seperti dipegunungan. Ternyata lokasi Kampung Agro Wisata seperti yang kita bayangkan sebelumnya dapat kita jumpai di daerah Jakarta yang notabene adalah daerah perkotaan padat dengan aktifitas manusia, dan juga disertai tingkat mobilisasi kendaraan dan tingkat polusi cukup tinggi.

Kampung Agro Wisata Pesanggrahan Kebayoran Lama Jakarta Selatan, merupakan salah satunya. Sejak 25 Oktober 2009, kelurahan Pesanggrahan Jakarta Selatan ini, telah diresmikan oleh Walikota Jakarta Selatan H. Syahrul Effendi SH.MM, sebagai Kampung Agrowisata Pesanggrahan Jakarta. Kawasan ini, merupakan lingkungan perumahan yang penduduknya berasal dari berbagai kalangan dengan keadaan sosial beraneka ragam. Suasana di lingkungan perumahan ini, memang masih seperti di perkampungan yang teduh dan sejuk walaupun sudah tersentuh efek dari modernisasi.

Walaupun suasana perkampungan di tengah-tengah kota, dilokasi ini masih banyak pepohonan, suasana yang tenang dan sejuk serta jika di pagi hari masih sering sekali terdengar kicauan burung-burung liar hingga disore hari pun masih terdengar. Kriteria sebagai Agrowisata perkotaan telah terpenuhi oleh lingkungan tersebut, hampir setiap rumah memiliki 1 pohon, di sekitar lingkungan juga terdapat banyak tanaman termasuk pepohonan buah-buahan dan masih banyak terdapat lubang berpori.

Masyarakat lingkungan ini, juga aktif dalam menciptakan lingkungan yang hijau, bersih dan bisa menjadi produk yang bisa menghasilkan uang. Sekitar 30 persen rumah tangga membuat kompos sendiri dari sampah-sampah organik yang telah mereka kumpulkan. Untuk sampah-sampah an-organik di daur ulang menjadi berbagi macam produk kerajinan. Ada juga sampah an-organik yang berasal dari styrofoam di ubah menjadi pot dan batako serta kain perca.

BERITA TERKAIT

Likuefaksi di Palu Bakal Dijadikan Tempat Wisata

Salah seorang anggota DPRD Provinsi Sulawesi Tengah (Sulteng), Matindas J Rumambi mengatakan semua lokasi likuefaksi di Kota Palu dan Kabupaten…

Demi 18 Juta Wisman, Kemenpar Bakal Perbanyak Diskon Wisata

Menteri Pariwisata Arief Yahya optimis bisa mendatangkan setidaknya 18 juta wisatawan mancanegara (wisman) tahun ini, atau sekitar 90 persen dari…

SMF Salurkan Rp2,3 Miliar untuk Pembiayaan Destinasi Wisata

  NERACA Jakarta - PT Sarana Multigriya Finansial (Persero) (SMF) menandatangani perjanjian kerjasama pemberian pembiayaan homestay dengan Badan Usaha Milik Desa (BumDes) di…

BERITA LAINNYA DI WISATA INDONESIA

Pemprov Banten Sebut Kawasan Anyer Sudah Aman Dikunjungi

Pemerintah Provinsi Banten melalui Dinas Pariwisata menyatakan bahwa kawasan wisata di Pantai Anyer dan sekitarnya telah aman dikunjungi pasca tsunami…

Ini Tantangan Baru Industri Pariwisata di Indonesia

Salah satu usaha mendatangkan 20 juta wisatawan mancanegara (wisman) pada tahun depan, Kementerian Pariwisata akan lebih fokus menggarap segmen pasar…

Likuefaksi di Palu Bakal Dijadikan Tempat Wisata

Salah seorang anggota DPRD Provinsi Sulawesi Tengah (Sulteng), Matindas J Rumambi mengatakan semua lokasi likuefaksi di Kota Palu dan Kabupaten…