Sharp Incar Market Share Lemari Es 55%

Menjawab kebutuhan gaya hidup menuju masyarakat perkotaan yang lebih dinamis dan modern, PT Sharp Electronics Indonesia meliris dua produk elektronik terbaru yang didesain lebih gaya dan modern serta dibenamkan teknologi J-Tech Inverter yang ramah lingkungan, yaitu lemari es dan AC yang sesuai dengan green concept tersebut.

Shinji Teraoka, President Director PT SHARP Electronics Indonesia dalam siaran persnya di Jakarta, kemarin mengatakan, sebagai perusahaan yang berorientasi pada konsumen, SHARP sadar sekali akan cepatnya perubahan yang terjadi di kalangan konsumen Indonesia, terutama maraknya konsep green home living di perkotaan. “Kedua produk J-Tech Inverter menjadi jawaban kesiapan SHARP dalam memenuhi kebutuhan ini,”ungkapnya.

Produk lemari es terbaru milik SHARP yang dibenamkan teknologi J-Tech Inverter mengedepankan empat manfaat utamanya yaitu energy savings, strong cooling, comfort, dan durability. Dari sisi hemat energi, teknologi J-Tech Inverter dikenal mampu menggabungkan sistem pendingin dan kompresor sehingga dapat menyesuaikan dingin sesuai kebutuhan konsumen.

Ketika inverter konvensional hanya menawarkan tujuh langkah untuk pendinginan, J-Tech Inverter milik SHARP jauh mengunggulinya dengan 36 langkah pendinginan yang sifatnya berkala. Hasilnya, lemari es milik SHARP dapat menghemat energi dan biaya lebih banyak dari inverter biasa. Sebagai informasi, dengan diluncurkannya produk teranyar tersebut, perseroan mengejarmarket sharelemari es sebesar 55% tahun ini.

Product Strategy Group Assistant General Manager PT SharpElectronics Indonesia, Andrew Gultom mengatakan, saat ini lemari es milik Sharptelah menempatimarket sharesebesar 25,7%. Pangsa pasar untuk lemari es4-door abovememiliki peluang yang cukup besar terutama dilihat dari meningkatnya preferensi konsumen sebesar 5% di tahun 2015 – 2016 untuk memilih lemari es dua pintu ke atas.”Dengan hadirnya lemari es4-door above ini terutama melalui teknologi J-Tech Inverter, Sharp menargetkan untuk menguasai lebih dari 55% pangsa pasar,”ujarnya.

Related posts