MNC Sekuritas Buka Galeri Investasi di UMPO - Tingkatkan Literasi Keuangan

NERACA

Jakarta - Lagi, untuk kesekian kalinya MNC Sekuritas kembali membuka galeri investasi di kampus Universitas Muhammadiyah Ponorogo (UMPO), Jawa Timur. Hal ini dilakukan guna meningkatkan literasi keuangan pasar modal di masyarakat. Galeri investasi di UMPO merupakan galeri ke-50 binaan MNC Sekuritas di kampus dan merupakan cabang ke-88 yang kini tersebar di seluruh Indonesia dari Aceh sampai Papua.”Kita menyadari literasi keuangan masih rendah, baru 29%. Masyarakat yang memakai jasa keuangan atau inklusi keuangan baru 50-60%. Dari situ kita berkomitmen kembangan literasi dan inklusi keuangan itu. Sehingga kami terbuka dengan kampus-kampus untuk kerja dengan kita,”kata Sutrisna Wijaya, Sharia Business Development MNC Sekuritas di Ponorogo, kemarin.

Saat ini MNC Sekuritas sedang gencar untuk menambah investor ritel. Hal ini karena hingga saat ini jumlah investor di BEI baru mencapai sekitar 535 ribu orang. Jumlah ini kurang dari 1% jumlah penduduk Indonesia. Menurut Sutrisna, pertumbuhan ekonomi Indonesia yang cukup positif akhir-akhir ini bukanlah warga Indonesia yang menikmati. Sebab, sebagian besar investor pada perusahaan-perusahaan yang telah melepas sahamnya di BEI atau berstatus terbuka justru berasal dari luar negeri alias investor asing.

Oleh karena itu, dirinya mendorong masyarakat untuk terus ke pasar modal. Pasalnya, dengan demikian porsi kepemilikan masyarakat lokal untuk perusahaan-perusahaan terbuka akan meningkat.”Selama ini masih dikuasai investor asing. Komitmen MNC Sekuritas kalau banyak investor ritel, maka hal ini akan mendorong GDP kita. Maka yang menikmati pertumbuhan ekonomi kita. Perusahaannya di Indonesia dan yang untung juga kita warga Indonesia,” ujarnya.

Sementara Rektor UMPO, M Sulton mengatakan, kehadiran galeri investasi adalah komitmen dari UMPO untuk menghadirkan kehidupan di dunia kerja, mendekatkan dunia kerja dengan mahasiswa sehingga bisamelakukan praktik-praktik di pasar modal, di investasi, berharap jadi bagian dari skill dari para mahasiswa. Yaitu menghadirkan pengalaman di kampus.

Assistant Vice President Head of Regional 2 PT BEI Nur Haryanti menambahkan, pembukaan galeri investasi yang merupakan kerja sama BEI, pihak kampus dan perusahaan sekuritas, diharapkan membuat informasi tentang investasi lebih tersebar di Indonesia dan tidak dimonopoli oleh sebagian kecil orang-orang di kota-kota besar. Dengan pembukaan Galeri Investasi di UMPO, maka sudah ada 266 universitas di Indonesia yang bekerja sana dengan BEI untuk membuka galeri investasi.”Artinya, semua kampus dari Sabang sampai Merauke sudah peduli edukasi keuangan terhadap mahasiswanya,” ungkapnya.

Menurutnya, saat ini para mahasiswa tidak perlu ragu-ragu untuk menjadi investor di pasar modal. Sebab, sekarang dengan dana sebesar Rp100 ribu saja, seseorang telah bisa menjadi seorang investor di pasar modal. Sebagai informasi, sebelumnya PT MNC Sekuritas juga meresmikan galeri investasi di Universitas Pembangunan Jaya, Ciputat, Tangerang Selatan.

Galeri Bursa Efek Indonesia (BEI) merupakan cabang ke-87 sekaligus juga GI ke-49 MNC Sekuritas. Dalam sambutannya, Direktur Utama MNC Sekuritas Susy Meilina berharap agar peresmian galeri investasi tidak hanya disikapi sebagai kegiatan seremonial semata, tapi juga, dibarengi dengan pemanfaatannya sebagai sarana untuk berkecimpung lebih jauh dalam pasar modal. "Saya berharap adik-adik mahasiswa sering rajin untuk datang ke galeri (GI), rasakan manfaatnya, belajar langsung untuk bisa jadi bagian dari pasar modal itu sendiri," ungkapnya.

Related posts