Larang Total Kontainer Lewat Tol Cipularang

Kami merasa heran kenapa sampai sekarang kendaraan berat seperti kontainer/trailer dibiarkan terus melaju di Tol Cipularang? Padahal syarat minimal kecepatan saja yaitu 60 km/jam di jalan tol, sudah tidak dapat memenuhinya, masih dibiarkan lewat seenaknya di jalan tol Jakarta-Bandung tersebut?

Pernah ketika Jembatan Cisomang mengalami penurunan, untuk sementara waktu kontainer/trailer dilarang lewat. Tapi sekarang malah dibebaskan lagi lewat di jalan bebas hambatan tersebut. Apalagi saat dilakukan contra flow dimana hanya satu jalur dari Bandung ke Jakarta, eh, ternyata kontainer/trailer ikut memadati sehingga menambah parah kemacetan lalu lintas di tol Cipularang.

Tolong Mabes Polri dan Kemenhub membuat SKB larangan total bagi kontainer/trailer lewat tol Cipularang demi menjaga keselamatan para pengemudi lainnya.

Johny Sutarman, Bandung

BERITA TERKAIT

Total Kelola Reksadana Capai Rp 414,3 Triliun

Sepanjang Oktober 2017, total dana kelolaan atau assets under management (AUM) reksadana tumbuh. Namun terjadi penurunan dana kelolaan jenis reksadana saham karena…

Pengembangan Ekonomi Syariah Bisa Lewat Koperasi

      NERACA   Jakarta - Pakar ekonomi syariah, Muhammad Syafii Antonio menyatakan bahwa pengembangan ekonomi syariah di suatu…

Ada Indikasi Monopoli dalam Program Tol Laut

    NERACA   Jakarta - Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi menyebut adanya indikasi terjadi monopoli dalam pelaksanaan tol laut…

BERITA LAINNYA DI SURAT PEMBACA

Jalan Bergelombang Akibatkan Kecelakaan

Di Flyover Ancol yang terletak di Jalan RE Martadinata depan Gerbang Tol Ancol Barat, kondisinya sangat parah. Terdapat gelombang yang…

Jalan Bergelombang Berbahaya

  Jalan Bergelombang Berbahaya Mohon untuk jadi perhatian, jalan turunan flyover dari arah banjir kanal menuju krapyak itu jalannya bergelombang.…

PT KAI Harusnya Utamakan Kepentingan Publik

Penutupan akses pintu Utara untuk keluar bagi penumpang KRL Commuterline yang turun di stasiun Juanda, konon atas perintah Pimpinan Daops…