Yamaha Indonesia Perkuat Bisnis 2012

Neraca.Tahun 2012 Yamaha Indonesia merencanakan penggabungan dua anak perusahaan yang menginduk kepada Yamaha Motor Company di Jepang. PT Yamaha Indonesia Motor Manufacturing (YIMM) dan PT Yamaha Motor Kencana Indonesia (YMKI) menjadi satu di bawah satu nama yaitu PT YIMM.

Menurut General Manager Marketing dan Promosi, Yamaha Motor Kencana Indonesia (YMKI), Eko Prabowo tujuan penggabungan ini telah dikonsepkan dengan matang dan siap direalisasikan. Empat alasan dan tujuan peleburan ini adalah meningkatkan efisiensi, produktifitas dan daya saing usaha yang lebih baik dengan adanya sinergi yang tercipta.

“Sehubungan dengan adanya penggabungan, baik dalam bidang produksi, pemasaran, sumber daya keuangan dan sumber daya manusia, meningkatkan kinerja usaha, menciptakan iklim usaha yang sehat mengoptimalkan peran dan fungsi manajemen di seluruh YAMAHA grup (YAMAHA), guna memperkuat persaingan ke depan yang semakin ketat, serta mempertimbangkan faktor efektifitas dan produktifitas perusahaan,” terangnya.

Peleburan PT YIMM dan PT YMKI menjadi berada di satu bendera PT YIMM, akan membawa kesuksesan lebih baik lagi untuk memuaskan pelanggan Indonesia. Menyatunya dua perusahaan besar tersebut akan meningkatkan kerjasama dan koordinasi diantara karyawan sehingga berdampak positif dan luas terhadap kemajuan perusahaan agar Semakin di Depan. Nama besar dan kualitas Yamaha sebagai perusahaan besar secara global dan juga berhasil mengepakkan sayap di Indonesia, akan semakin tertancap kuat dalam mengembangkan dan memajukan pasar motor Tanah Air.

Sejumlah gebrakan, kreatifitas dan nama Yamaha yang dikenal harum sebagai pionir di pasar motor nasional bakal mengisi lembaran tahun 2012 sehingga konsumen Indonesia semakin puas dan bergabung dengan semangat Semakin di Depan yang mengandung filosofi “hidup saya hari ini harus lebih baik daripada kemarin dan besok harus lebih baik dari hari ini.”

Dan pada akhirnya perjalanan Yamaha selalu didasarkan pula pada konsumen yang telah setia dan mencintai produk Yamaha. Sebab itulah kunci keberhasilan Yamaha ditinjau dari segi pelayanan yang juga mendapatkan penghargaan berdasarkan hasil riset ISSI (Indonesian Service Satisfaction Index) di 2011. Dasarnya adalah konsistensi kualitas pelayanan melalui CCS (Customer and Community Satisfaction) dan kerjasama antar semua fungsi sales, service dan spare part dengan dealer-dealer resmi Yamaha.

Bagian sales, service dan spare part di Yamaha dan dealer-dealer Yamaha sama-sama bertanggungjawab atas pengawasan pelaksanaan pelayanan bagi konsumen. Kualitas pelayanannya berpedoman pada CCS. Dari kualitas pelayanan tersebut akan berujung pada keuntungan perusahaan. Service quality itulah inti bisnis Yamaha dan menjadi tujuan utama dari semua aktivitas yang dijalankan Yamaha.

2012 Tahunnya Fuel Injection (FI) Yamaha

Teknologi Fuel Injection (FI) sepertinya telah menjadi sesuatu yang wajib di tahun 2012. Pasalnya teknologi ini bisa mengirit bahan bakar sampai 20-30%. Hal ini juga menjadi konsentrasi Yamaha dalam produksinya pada tahun ini.

Menurut Manager Technical Support Yamaha Motor Kencana Indonesia (YMKI) Muhammad Abidin teknologi FI terbarunya, yang diberi nama Yamaha Mixture JET-Fuel Injection (YMJET-FI), Yamaha yakin motornya akan jauh lebih unggul dari kompetitor utamanya, terutama dari segi konsumsi bahan bakar yang irit dan gas buang lebih ramah lingkungan. “Tahun depan ada beberapa motor berteknologi Fuel Injection yang akan kami luncurkan. Modelnya apa, kita lihat saja nanti,” ujarnya.

Dirinya menambahkan, saat ini motor injeksi yang dimiliki Yamaha adalah V-Ixion. Tentunya, untuk model terbarunya, Yamaha ingin memulai dari kelas menengah terlebih dahulu. “V-Ixion itu jenis sport, untuk selanjutnya ya di kelas yang lainnya,” ujarnya.

Sebelumnya, seorang sumber di Yamaha Motor Kencana Indonesia menyebutkan, ketiga motor itu adalah jenis skutik dan bebek. Kemungkinan besar adalah Yamaha Mio Sporty dan Soul, serta Jupiter Z.

Seperti diketahui, teknologi YMJET-FI telah dikembangkan pada 2009 silam di Taiwan. Ini merupakan penyempurnaan teknologi injeksi dari generasi sebelumnya. Perbedaan yang mendasar pada sistem Fuel Injection (FI) terbaru ini adalah posisi injektor yang diarahkan langsung ke ruang bakar. Dengan begitu, konsumsi BBM dipastikan lebih hemat di atas 30 persen, dan menciptakan turbulensi di ruang bakar.

BERITA TERKAIT

Bakrie Brothers Kembangkan Bisnis Bus Listrik

PT Bakrie & Brothers Tbk (BNBR) memulai langkah strategis untuk masuk ke dalam bisnis otomotif yakni menggarap segmen usaha bus…

Bisnis Teh Unilever Tetap Beroperasi - Sariwangi Dinyatakan Bangkrut

NERACA Jakarta – Bangkrutnya PT Sarwangi Agricultural Estate Agency setelah dinyatakan pailit oleh pengadilan setelah gagal membayar utang, dipastikan tidak…

“Make Indonesia Great Again”, Mirip Trump-isme?

  Oleh: Iman Poldi, Mahasiswa Fikom Univ. Gunadarma   Calon Presiden (Capres) nomor urut 2, Prabowo Subianto baru-baru ini  menggunakan…

BERITA LAINNYA DI OTOMOTIF

Kia dan Hyundai Diminta Tarik 2,9 Juta Kendaraan

Isu mobil terbakar karena cacat produksi mengemuka belakangan ini, dan terakhir kasus lebih masif menimpa Hyundai dan Kia sehingga organisasi…

Tiga Mobil Baru BMW Bakal Dirilis Jelang Akhir Tahun

BMW Indonesia masih menyisakan tiga model terbaru yang akan dikenalkan pada akhir tahun 2018, yang membuat merek mobil mewah asal…

Anjlok Signifikan, Penjualan Mobil Diesel di Eropa

Penjualan mobil diesel di Eropa turun tajam pada paruh pertama 2018 di tengah kekhawatiran konsumen atas masalah polusi dan nilai…