BJB Salurkan Kredit Rp200 miliar ke Andalan Finance

NERACA

Jakarta - PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Barat dan Banten Tbk (Bank BJB), melanjutkan kerja sama fasilitas kredit pembiayaan dengan PT Andalan Finance Indonesia (AFI) untuk ketiga kalinya. Tahun ini, nilainya mencapai Rp 200 miliar.

Menurut Direktur Komersial Bank BJB Suartini, kerja sama antara Bank BJB dan AFI ini merupakan perjanjian ketiga dalam bentuk kredit modal kerja pada lembaga pembiayaan. Dengan adanya penambahan fasilitas kredit ini, total pinjaman yang telah diterima AFI dari Bank BJB sebesar Rp 350 miliar. Selain perjanjian bilateral, Bank BJB juga turut berpartisipasi dalam perjanjian kredit sindikasi dengan AFI sebesar Rp 260 miliar. "Sehingga total pendanaan dari Bank BJB kepada AFI sebesar Rp 610 miliar,” ujar Suartini dalam rilisnya yang dikutip Kamis (20/4). .

Suartini mengatakan, Andalan Finance Indonesia merupakan nasabah potensial Bank BJB baik untuk produk funding maupun landing. “Strategi ke depan, kita akan mengembangkan dan menumbuhkan kerjasama baik secara bilateral maupun sindikasi,” katanya.

AFI, kata dia, rencananya akan menggunakan fasilitas pendanaan dari bank bjb untuk mendukung target penyaluran pembiayaan pada 2017, yang diproyeksikan akan tumbuh sebesar 11 persen dibandingkan dengan perolehan tahun lalu. “Hingga Maret 2017, AFI telah menyalurkan pembiayaan baru sebesar Rp 692 miliar atau meningkat sebesar 85 persen dibandingkan dengan periode yang sama pada tahun lalu,” katanya.

Menurut Suartini, komposisi pembiayaan mobil bekas masih mendominasi. Yakni, sebesar 80 persen. Sedangkan sisanya, sebesar 20 persen merupakan pembiayaan mobil baru. Suartini mengatakan, Bank BJB terus memperkuat posisi sebagai lembaga intermediasi yang ditunjukan dengan keberhasilan perseroan mencatatkan pertumbuhan kredit mencapai 14,2 persen secara year on year(yoy).

Dari sisi segmentasi, kata dia, bank bjb terus meningkatkan penyaluran kredit seluruh segmen bisnis dengan pertumbuhan tertinggi pada segmen konsumer yang mencapai 15,7 persen menjadi Rp 44,2 triliun pada Desember 2016.

BERITA TERKAIT

LPKR Bidik Dana Rights Issue Rp 600 Miliar

Butuh modal untuk mendanai ekspansi bisnis di 2018, PT Lippo Karawaci Tbk (LPKR) berencana menerbitkan saham baru (rights issue) pada…

Dyandra Targetkan Laba Rp 43 Miliar di 2018 - Masih Mengandalkan Bisnis Organizer

NERACA Jakarta – Selalu mematok pertumbuhan bisnis lebih agresif lagi dari tahun ke tahun, terus konsisten dilakukan PT Dyandra Media…

Island Concept Bidik Dana Rp 50 Miliar - Gelar Rights Issue

NERACA Jakarta – Perkuat modal guna mendanai ekspansi bisnis di tahun depan, PT Island Concept Indonesia Tbk (ICON) berencana melakukan…

BERITA LAINNYA DI INFO BANK

BI Sepakati Kerangka LCS dengan Malaysia dan Thailand

    NERACA   Jakarta - Bank Indonesia (BI) menyepakati kerangka "Local Currency Settlement" (LCS) secara bilateral dengan Bank Negara…

Dirut BTN Tegaskan IKA Undip Siap Dukung Program Pemerintah - Terpilih Ketua IKA UNDIP

  NERACA Semarang - Ikatan Alumni Keluarga Universitas Diponegoro (IKA Undip) siap mendukung pemerintah dalam menyukseskan program pembangunannya seperti infrastruktur…

Pemberdayaan Ekonomi, Bank Muamalat Gandeng Baznas

      NERACA Langkat - PT Bank Muamalat Indonesia Tbk (Bank Muamalat) dan Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) meresmikan…