Smartphone Premium LG G6 Mulai Dipasarkan

NERACA

Jakarta – PT LG Electronics Mobile Communications mulai memasarkan smartphone kelas premiumnya yaitu LG G6. Smartphone yang dibanderol seharga Rp9.999.000 ini sudah mulai bisa dipesan (pre order) yang akan dibuka pada 21 April 2017 atau hari ini. Sebanyak 17 e-commerce dan delapan jaringan toko smartphone terlibat untuk memastikan kemudahan akses bagi peminatnya di berbagai daerah di Indonesia. Dua operator dan tujuh bank besar di tanah air pun turut ambil bagian dalam kemeriahan pre order ini dengan memberikan bauran manfaat khusus yang bakal didapat sepanjang masa ini.

Lain dari negara negara lainnya, LG G6 untuk Indonesia diberikan perbedaan yang istimewa yaitu LG G6 dibuat dalam opsi dual sim (hybird) dan kapasitas memori internal sebesar 64 GB. Hal yang menjadikannya dua kali lebih tinggi dibanding versi saat pertama diperkenalkan. “Seperti sedari kemunculan perdananya ke publik yang menuai berbagai reaksi positif, meriahnya dukungan berbagai mitra kami ini menunjukkan hal yang sama. Ini waktunya bagi kami dengan antusias membagikan kesenangan dari inovasi besar ini kepada masyarakat Indonesia dalam versi yang lebih istimewa,” ujar Head of LG Mobile Communications Indonesia, Heegyun Jang di Jakarta, Kamis (20/4).

Bentuk fisik dari LG G6 dengan layar berbentang 5.7inch namun dalam bodi 5.2inch dengan tepian tipis yang membuatnya tetap nyaman untuk pengoperasian dengan satu tangan. Dalam dimensi demikian, layar LG G6 memiliki aspek rasio unik 18:9. LG menamakan inovasi layar ini dengan sebutan FullVision.

Penamaan FullVision pun dipilih mewakili dalamnya perhatian LG pada kemampuan layar LG G6 untuk memberi kepuasan visual optimal. Hal ini ditunjukkan dengan kemampuan smartphone premium LG ini dalam memainkan konten High Dynamic Range (HDR). Dalam hal kemampuan HDR ini, LG G6 dapat dikatakan sebagi smartphone yang memiliki kompatibilitas paling luas dalam memainkan konten HDR melalui dukungan dua format HDR yaitu HDR 10 dan Dolby Vision.

LG G6 pun dilengkapi dengan fotografi smartphone ke tingkat yang lebih tinggi dengan fokus pengembangan pada kamera dengan bidang tangkap lebar (wide angle) bagi kedua kamera di belakang dan depan. Dual camera di bagian belakangnya memiliki bidang tangkap hingga 125 derajat yang dibuat dengan meminimalisir distorsi dan menawarkan perpindahan lebih halus dari lensa standar ke lensa bersudut tangkap lebar. Kamera bagian depannya pun memiliki bidang tangkap 100 derajat yang memberikan peluang lebih besar bagi pengguna untuk berkreasi dengan selfie.

Dari sisi audionya. Versi LG G6 di Indonesia bahkan dilengkapi Quad Digital-to-Analog Converter (Quad DAC). Kelengkapan ini membuatnya tak hanya mumpuni untuk memainkan koleksi lagu dalam resolusi tinggi dengan noise minimum, namun pula memiliki opsi upsampling yang memberikan penggunanya kenikmatan mendengarkan lagu dalam resolusi tinggi meskipun dari berkas asal tersimpan dalam resolusi lebih rendah.

BERITA TERKAIT

Delta Dunia Genjot Produksi Batu Bara BUMA - Bisnis Tambang Mulai Pulih

NERACA Jakarta - PT Delta Dunia Makmur Tbk (DOID) akan fokus pada pengembangan usaha entitas anak utama, yaitu PT Bukit…

KABUPATEN CIREBON - Masuki Musim Hujan, Harga Garam Mulai Naik

KABUPATEN CIREBON Masuki Musim Hujan, Harga Garam Mulai Naik NERACA Cirebon - Petani garam Kabupaten Cirebon, Jawa Barat, mulai menikmati…

APLN Sebut Hunian Vertikal Mulai Diminati - Garap Proyek Superblok di Medan

NERACA Jakarta – Lambat tapi pasti, tren kepemilikan hunian vertikal semacam apartemen dan kondominium saat ini mulai dirasa penting oleh…

BERITA LAINNYA DI BERITA EKONOMI

Pengaruh Pilkada 2018 ke Ekonomi

  NERACA   Jakarta - Lembaga riset Institute for Development of Economics and Finance (Indef) menyoroti pengaruh pemilu kepala daerah…

Negara Berkembang Paling Pesat Pertumbuhan Belanja Online

    NERACA   Jakarta - Survei terbaru Mastercard menyebutkan, pertumbuhan aktivitas belanja melalui gawai (smartphone) atau "mobile shopping" berkembang…

Blended Finance Dikaji untuk Biayai Infrastruktur

  NEACA   Jakarta - Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman Luhut Binsar Pandjaitan mengatakan pemerintah tengah mengkaji skema "blended finance" agar…