KOTA SUKABUMI - Penggunaan Anggaran DBHCHT di Enam SKPD 100% Terserap

KOTA SUKABUMI

Penggunaan Anggaran DBHCHT di Enam SKPD 100% Terserap

NERACA

Sukabumi - Pemerintah Kota (Pemkot) Sukabumi mengklaim jika Penyerapan Dana Bagi Hasil Cukai Hasil Tembakau (DBHCHT) Tahun 2016 sudah mencapai 100%. Kota Sukabumi tahun 2016 mendapatkan anggaran DBHCHT sebesar Rp3.844.249.000 untuk enam Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD). Yakni, RSUD Syamsudin, Dinas Kesehatan, Kantor Lingkungan Hidup, Dinas UMKM Perindustrian dan Perdagangan, Kantor Komunikasi dan Informatika dan Kantor Satuan Polisi Pamong Praja (Sat Pol PP).

"Hasil evaluasi, penyerapan DBHCHT di Kota Sukabumi sudah mencapai 100%. Artinya, semua SKPD yang mendapatkan dan tersebut sudah melakukan kegiatannya dengan benar," ujar Sekretaris monev DBHCHT Kota Sukabumi Apriliana kepada Neraca, Kamis (20/4).

Dia mengatakan, penggunaan anggaran DBHCHT di tahun 2016 berbeda dengan tahun sebelumnya, karena di tahun 2016 ada Peraturan Menteri Keuangan (PMK) yang baru yakni nomor 28 tahun 2016 tentang Penggunaan, Pemantauan, dan Evaluasi Dana Bagi Hasil Cukai Hasil Tembakau."Seperti halnya, dulu di KLH program DBHCHT kegiatannya membuat area merokok, namun di tahun 2016, program tersebut dihapus diganti kegiatanya lebih ke pembinaan lingkungan sosial," ujarnya

Sementara untuk anggaran DBHCHT tahun 2017, lanjut April, belum ada pencairan dari pusat. Biasanya, pencairan itu berbarengan dengan hasil evaluasi dari pusat."Biasanya pencairanya di bulan sekarang, mungkin masih menunggu hasil evaluasi DBHCHT. Karena biasanya cairnya anggran DBHCHT itu bareng dengan hasil pemeriksaan. Semua laporan sudah kami sampaikan ke Provinsi pada mingu ke dua di bulan Januari lalu. Berarti kita tinggal menunggu saja," terangnya.

Namun yang jelas, tambah April, pelaksanaan DBHCHT di tahun 2016 semuanya berjalan dengan baik, dan semu anggaranya terserap."Hasil Evaluasi ditahun 2016 kegaitan yang didanai oleh DBHCHT di enam SKPD tyersebuit berjalan baik. Dan rencananya, ditahun 2018 mendatang kami akan tambahkan satu SKPD yakni Dinas Tenaga Kerja, yang kegiatnya bisa berupa pelatihan-pelatihan," pungkasnya. Arya

BERITA TERKAIT

Penggunaan Dolar dalam Transaksi Perdagangan Bilateral Dikurangi

    NERACA   Jakarta - Bank Indonesia (BI) menerbitkan peraturan penyelesaian transaksi perdagangan bilateral menggunakan mata uang lokal (local…

Dishub Kota Sukabumi Rancang Angkot Eksklusif

Dishub Kota Sukabumi Rancang Angkot Eksklusif NERACA Sukabumi - Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Sukabumi, terus melakukan inovasi perkembangan transportasi. Satu…

Wali Kota Depok Berharap Anies-Sandi Dapat Bekerja Sama

Wali Kota Depok Berharap Anies-Sandi Dapat Bekerja Sama NERACA Depok - Wali Kota Depok Mohammad Idris berharap kepada Gubernur dan…

BERITA LAINNYA DI EKONOMI DAERAH

Targetkan Satu Juta Pengunjung - Mandiri PRI 2017 Akan Jadi Ajang Pameran Unik dan Tak Terlupakan

Targetkan Satu Juta Pengunjung Mandiri PRI 2017 Akan Jadi Ajang Pameran Unik dan Tak Terlupakan NERACA Jakarta – Mandiri Pekan…

SiLPA Mencapai Rp600 Miliar Lebih - Piutang Tagihan PAD Depok Naik Rp442,9 M

SiLPA Mencapai Rp600 Miliar Lebih Piutang Tagihan PAD Depok Naik Rp442,9 M NERACA Depok - ‎Kondisi format APBD Kota Depok…

KSPPS/USPPS Bisa Kelola Dana Zakat dan Wakaf

KSPPS/USPPS Bisa Kelola Dana Zakat dan Wakaf NERACA Bogor - Koperasi Simpan Pinjam Pembiayaan Syariah (KSPPS) dan Unit Simpan Pinjam…