PTBA Bagikan Dividen Rp 601,86 Miliar

PT Bukit Asam (Persero) Tbk (PTBA) menyatakan akan membagikan dividen tunai sebesar Rp601,86 miliar atau sebesar Rp285,50 per saham. Jumlah dividen tunai yang akan dibagikan itu merupakan 30% dari total laba bersih perseroan di sepanjang tahun 2016 sebesar Rp2,01 triliun.”Rencana pembagian dividen itu sudah disetujui oleh pemegang saham," kata Corporate Secretary PTBA Adib Ubaidillah di Jakarta, Kamis (20/4).

Adib menyebutkan, besaran dividen persaham tahun buku 2016 itu kurang lebih sama dengan tahun sebelum sebesar Rp287,73 per saham, sedangkan perolehan laba bersih tahun lalu relatif sama dengan tahun sebelumnya sebesar Rp2,04 triliun. Sebagai informasi saja, kinerja operasional dan keuangan PTBA hampir secara keseluruhan naik. Misalnya, volume penjualan PTBA tahun buku 2016 tercatat naik sembilan persen atau menjadi 50,75 juta ton dibanding tahun sebelumnya sebesar 19,10 juta ton dengan komposisi penjualan domestik sebesar 12,27 juta ton atau 59% dari total penjualan atau lebih tinggi 22% dibanding tahun sebelumnya 10,05 juta ton.

Disebutkan, sebagian besarnya itu merupakan pasokan untuk sejumlah PLTU milik PLN dalam bentuk kontrak jangka panjang, sedangkan ekspor itu sekitar 8,49 juta ton atau 41% dari total penjualan perseroan. Dari penjualan ini, PTBA berhasil mencatat pendapatan sebesar Rp14,06 triliun atau naik dua persen dibanding tahun sebelumnya sebesar Rp13,85 triliun. Adapun, realisasi produksi dan pembelian tahun 2016 sebesar 20,82 juta ton atau hampir sama dengan produksi dan pembelian tahun lalu sebesar 20,74 juta.

BERITA TERKAIT

Andalan Finance Raih Pembiayaan Rp270 miliar dari CIMB Niaga

  NERACA Jakarta - PT Andalan Finance Indonesia (Andalan Finance), menandatangani Nota Kesepahaman Bersama (Memorandum of Understanding) fasilitas kredit pembiayaan senilai…

Tjiwi Kimia Raup Rp 441 Miliar Dari Waran

PT Pabrik Kertas Tjiwi Kimia Tbk (TKIM) telah menyelesaikan periode penukaran waran seri II yang melekat pada rights issue tahun…

Lorena Masih Sisakan Dana IPO Rp 16 Miliar

NERACA Jakarta – Sejak mencatatkan sahamnya di pasar modal 2014 kemarin, PT Eka Sari Lorena Transport Tbk (LRNA) menyisakan dana…

BERITA LAINNYA DI BURSA SAHAM

Pendapatan BTEL Susut Jadi Rp 1,51 Miliar

Bisnis telekomunikasi milik PT Bakrie Telecom Tbk (BTEL) terus menyusut. Tengok saja, hingga periode 30 Juni 2017 meraih pendapatan sebesar…

Saham IPO ZINC Oversubscribed 500 Kali

Kantungi dana segar hasil peawaran umum saham perdan atau initial public offering (IPO), PT Kapuas Prima Coal Tbk (ZINC) menyiapkan…

Hotel dan Residensial Beri Kontribusi - Penjualan PP Properti Proyeksikan Tumbuh 60%

NERACA Jakarta – Jelang tutup tahun yang tinggal dua bulan lagi, PT PP Properti Tbk (PPRO) terus bergerilya untuk memenuhi…