Bakar Untung Dari Usaha Pisang Monyet

Ada-ada saja inovasi yang dilakukan Fauzi Nugraha dalam menekuni bisnis pisang bakarnya. Untuk menjaring konsumen, dia memakai nama Kedai Imah Monyet dengan menu andalan pisang bakar cappucino atau sering disebut pisang monyet di Subang, Jawa Barat.

Unik memang pertama mendengarnya, dan sudah pasti masyarakat ingin segera mencicipi seperti apa sih rasanya pisang bakar monyet itu. fauzi sendiri mengaku menekuni bisnisnya mulai Mei 2010, tapi baru mulai membuka kemitraan Januari 2011.

Bagi yang berminat menjadi mitra, Fauzi menawarkan dua paket investasi. Pertama, paket dengan investasi Rp 7,5 juta. Mitra mendapatkan satu gembong dorong, bahan baku perdana, peralatan masak, promosi, dan panduan menjalankan usaha. Ia menjanjikan, mitra bisa meraup omzet antara Rp 150.000 - Rp 200.000 per hari. "Pada akhir pekan bisa beromzet Rp 250.000 sehari," kata Fauzi

Dengan laba bersih 50 persen, mitra balik modal dalam waktu delapan hingga sepuluh bulan. Kedua, paket dengan investasi Rp 12 juta. Mitra mendapat booth becak dari bahan fiber. Di bagian depan becak ada odong-odong tempat anak bisa bermain.

Sementara di belakang becak dibuatkan dapur tempat memasak. Selain becak, mitra juga mendapatkan peralatan untuk membuka usaha. Fauzi menjanjikan mitra meraup omzet Rp 300.000 per hari.

Selain dari pisang bakar, tambahan omzet juga didapat dari permainan odong-odong. Tarif permainan ini Rp 3.000 per lagu. Dengan laba 50 persen, mitra balik modal dalam waktu sepuluh - dua belas bulan.

Saat ini, Fauzi sudah memiliki lima cabang Kedai Imah Monyet. Dari jumlah itu, dua di antaranya milik sendiri dan tiga milik mitra.

Kedai Imah Monyet berlokasi di Subang, Bandung, Sukabumi, dan Purwakarta. "Kami menjajakan pisang bakar dengan aneka rasa, seperti tiramisu, vanila, coklat dan cappucino," ujar Fauzi.

Fauzi membanderol pisang bakar Rp 8.000 per porsi. Sementara harga satuan Rp 3.000. Fauzi mengklaim, pisang bakar monyet hasil kreasinya digemari anak-anak dan remaja

BERITA TERKAIT

XL Sabet Tiga Penghargaan dari Publik

Dedikasi dan kerja keras PT XL Axiata Tbk (XL Axiata) berbuah apresiasi di sejumlah bidang. Sepanjang Maret hingga pertengahan April…

Menkop Dorong Anak Usaha Koperasi Masuk Bursa

NERACA Jakarta  - Menteri Koperasi dan UKM AAGN Puspayoga mendorong koperasi memiliki anak usaha yang memungkinkan untuk masuk ke lantai…

Pelaku Usaha di Batam Sepakat Lakukan Penghijauan - Sinergi Pemanfaatan Dana CSR

Menjadi kawasan ekonomi khusus, kota Batam tentunya akan banyak melakukan transformasi untuk mengakomodasi kepentingan pelaku bisnis sehingga terkadang lupa pada…

BERITA LAINNYA DI PELUANG USAHA

Dongkrak Jumlah Wirausaha - Kemenkop UKM Bakal Beri Bantuan Modal Pada Wirausaha Pemula

Supaya jumlah wirausaha pemula lokal bertambah, Kementerian Koperasi dan UKM (Kemkop UKM) membuat langkah strategis memberi permodalan bagi usaha rintisan…

Lagi Naik Daun - Tangkap Penawaran Usaha Ayam Geprek

Ayam Geprek kini tengah naik daun. Ayam yang dibalur tepung renyah, digeprek sampai hancur kemudian dilumuri sambal dengan pilihan tingkat…

Menakar Peluang dan Potensi Usaha Keju

Keju selalu identik dengan produksi luar negeri. Memang makanan yang terbuat dari hasil fermentasi susu banyak berasal dari negara-negara di…