Bank Mega Gelontorkan Kredit Rp100 M - Biayai Pemasok Carrefour

Biayai Pemasok Carrefour

Bank Mega Gelontorkan Kredit Rp100 M

Jakarta-PT Bank Mega Tbk (Bank Mega) menyiapkan dana seger sebesar Rp 100 miliar guna membiayai perusahaan pemasok di perusahaan ritel yang juga dimiliki Para Group, yakni Carrefour. "Pembiayaan ini untuk mendorong pertumbuhan kredit sekitar mencapai 25%-27% pada 2011. Makanya dana ini untuk membiayai suplier di Carrefour. Pembiayaan tahapan pertama sebesar Rp 100 miliar dimulai awal Maret 2011," kata Direktur Kredit Bank Mega Daniel Budirahaju kepada wartawan di Jakarta,23/2.

Lebih jauh kata Daniel, dana sebesar itu akan disalurkan kepada para debitur yang rata-rata mendapat plafon sebesar Rp 500 juta. “Plafonnya rata-rata sekitar Rp500 juta,”tegasnya.

Menurut Daniel, perseroan berusaha memperluas bisnis ritelnya khususnya ke perusahaan yang terafiliasi dengan Bank Mega yakni Carrefour. "Selain itu kami tetap juga mengadakan linkage program dengan BPD-BPD dan koperasi-koperasi yang tersebar diseluruh wilayah Indonesia," tambahnya.

Baiki Carrefour maupun PT Bank Mega, Tbk adalah milik Chairul Tanjung. Dimana Para Group mengakuisisi 40% saham peritel raksasa tersebut. Selain itu Bank Mega sedang membidik 3 pengembangan bisnisnya dengan bekerjasama dengan Carrefour.

Pertama adalah kerjasama co-branding dengan Carrefour yang sebelumnya dilakukan dengan bank lain.Kemudian, Bank Mega juga tengah mengincar bisnis pembiayaan dengan memberikan kredit kepada para pemasok barang di Carrefour. Dan ketiga kita ingin menjadi payroll gaj‎i pegawai Carrefour dan menyediakan ATM di gerai-gerai Carrefour.

Pada bagian lain Daniel mengatakan, laba perseroan yang menyentuh Rp 1,002 triliun pada tahun 2010 dikontribusikan oleh pertumbuhan kredit dan pendapatan non bunga alias fee based income. "Fee based income kita tumbuh sebesar 89% dari tahun 2009. Selain itu laba ditopang dari kredit yang tumbuh hingga 27%," jelasnya.

Seperti diberitakan sebelumnya, Bank Mega berhasil mencetak laba bersih hingga Rp 1,002 triliun pada tahun 2010. Angka itu lebih besar dari proyeksi laba dan juga perolehan Bank Mega tahun 2009.

Berdasarkan laporan keuangan perseroan yang dikutip dari situs Bank Indonesia, Bank Mega berhasil meraup laba hingga Rp 1,002 triliun pada tahun 2010. Perseroan mendapatkan laba operasional sebesar Rp 1,068 triliun di 2010, dengan laba tahun berjalan sebesar Rp 1,045 triliun. Pendapatan bunga bersih perseroan pada tahun 2010 mencapai Rp 1,535 triliun. **cahyo

BERITA TERKAIT

Investasi Ilegal di Bali, Bukan Koperasi

Investasi Ilegal di Bali, Bukan Koperasi NERACA Denpasar - Sebanyak 12 lembaga keuangan yang menghimpun dana masyarakat secara ilegal di…

Farad Cryptoken Merambah Pasar Indonesia

  NERACA Jakarta-Sebuah mata uang digital baru (kriptografi) yang dikenal dengan Farad Cryptoken (“FRD”) mulai diperkenalkan ke masyarakat Indonesia melalui…

OJK: Kewenangan Satgas Waspada Iinvestasi Diperkuat

NERACA Bogor-Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mengharapkan Satuan Tugas (Satgas) Waspada Investasi dapat diperkuat kewenangannya dalam melaksanakan tugas pengawasan, dengan payung…

BERITA LAINNYA DI INFO BANK

IPO Anak Usaha SEAM Group Ditargetkan 2020

    NERACA   Jakarta – PT Sumber Energi Alam Mineral (SEAM) Group menargetkan akan melakukan penawaran umum perdana atau…

Bank Muamalat dan Prudential Jalin Kerja Sama Hadirkan Pembayaran Autodebit

    NERACA   Jakarta – PT Bank Muamalat Indonesia, Tbk. (Bank Muamalat) dan PT Prudential Life Assurance (Prudential Indonesia)…

BTN Buka Kantor Cabang Syariah di Kendari

    NERACA   Kendari - Bank Tabungan Negara (Persero) mengembangkan bisnis syariahnya dengan membuka Kantor Cabang Syariah (KCS) ke-25…