7.000 Pelanggan merasakan manfaat versi SAS terbaru

Lebih dari 7.000 pelanggan memesan versi terbaru SAS sejak diluncurkan Juli lalu. Perusahaan yang bergerak dalam bidang kesehatan dapat meningkatkan cara untuk melakukan diagnosa dan menentukan perawatan penyakit tertentu, para pelaku bisnis retail dapat membuat dan mengotomatiskan kampanye, pelaku bisnis hotel dapat menemukan cara untuk meningkatkan kepuasan pelanggan, perusahaan asuransi dapat mencegah pemalsuan secara lebih cepat.

Ribuan fitur baru yang dihasilkan pemimpin business analytics mampu meningkatkan kemampuan perusahaan dalam menangani volume data besar, baik terstruktur maupun tidak terstruktur sehingga dapat menghasilkan keputusan dengan lebih baik dan cepat. Salah satu bukti kepopulerannya, SAS terus melanjutkan posisi kepemimpinannya dalam industri software analytics dengan pendapatan analytics di seluruh dunia terus meningkat sebesar 13 persen melewati periode yang sama tahun lalu.

”SAS 9.3 mewakili lebih dari 10.000 peningkatan individu yang terinspirasi oleh respon pelanggan,” kata Senior Vice President dan Chief Technology Officer, Keith Collins. ”Kemampuan, performa dan stabilitas yang ditunjukkan dalam SAS merupakan salah satu penghargaan atas investasi yang telah diberikan pelanggan kepada kami.”

Erwin Sukiato, Country Manager SAS Indonesia mengatakan, “Pelanggan di Indonesia juga senang dengan kehadiran rilis terbaru SAS 9.3. Hal itu ditunjukkan dengan antusiasme tinggi dari pelanggan dalam memperbaharui versi software SAS mereka, agar dapat meningkatkan kemampuan manajerial dan pengolahan data yang besar".

Versi terbaru SAS dapat membantu perusahaan untuk lebih cepat dan membuat keputusan yang akurat. Saat ini, SAS Indonesia melayani lebih dari 50 pelanggan, dimana lebih dari 70% dari pelanggan tersebut adalah perbankan dan layanan jasa keuangan seperti asuransi dan perusahaan pembiayaan dan selebihnya adalah pemerintahan, perusahaan riset, perusahaan manufaktur serta sektor pendidikan.

Organisasi ingin memperoleh jawaban dengan cepat melalui proses automisasi dan akurasi.

Mereka menggunakan SAS untuk mengumpulkan, memproses dan menganalisa volume data besar dan model analytics untuk mendukung keputusan penting yang harus dilakukan dalam hitungan jam, menit dan detik. Alasan yang sering muncul dalam organisasi untuk melakukan upgrade ke SAS 9.3 adalah Skalabilitas Komponen baru SAS menganalisa jumlah data yang jauh lebih besar, sehingga pelanggan dapat memaksimalkan investasi hardware dan database mereka.

”Pada setiap rilis terbaru, SAS senantiasa meningkatkan skalabilitas dan performa,” kata Dan Vesset, Program Vice President, Business Analytics Solutions IDC. ”Hal itu memang penting ada di dalam rilis versi terbarunya. Sehingga pada akhirnya dapat menghasilkan penilaian risiko yang lebih baik dan akurat.”

Performa Skalabilitas yang meningkat memungkinkan organisasi untuk menganalisa lebih banyak informasi dan menjawab pertanyaan yang lebih kompleks. ”Kecepatan komputasi pun meningkat,” kata Jim Goodnight, CEO SAS. ”Pada saat kode dijalankan, hanya dalam lima menit, tanpa memerlukan waktu lima hari, Anda sudah dapat menggunakan waktu untuk memecahkan masalah bisnis. Sesuatu yang dulu tidak mungkin dilakukan sebelum ada komputasi kinerja tinggi.”

Related posts