Pertama Di Dunia, Scanner Berwujud Mouse - LG LSM-100:

PT. LG Electronics Indonesia tampaknya tak pernah kehabisan ide dalam memberikan berbagai kejutan melalui kelahiran produk-produk inovatifnya. Mendekati penghujung tahun 2011, LG kembali mengejutkan publik Indonesia dengan mengumumkan kelahiran LG Mouse Scanner. Merujuk langsung pada namanya, LG Mouse Scanner lahir sebagai sebuah perangkat yang menggabungkan fungsi navigasi komputer (mouse) dan alat pemindai (scanner).

Hadir dengan seri LG LSM-100, perangkat unik besutan LG ini mengawali debut perdananya di publik secara terbatas pada gelaran IFA 2011, yang berlangsung pada tanggal 2 – 7 September 2011 lalu di Berlin, Jerman. ”Menawarkan keunikan fungsi dengan kejutan inovasi terkini di dalamnya, kehadiran perangkat ini menandai era baru sebuah scanner,” ujar Billy Tantri, IT Product Marketing – PT.LG Electronics Indonesia.

Sepintas tampilan LG LSM-100 tak jauh beda dengan alat bantu navigasi komputer (mouse) lainnya. Dominasi warna hitam kilap, dua tombol di sebelah kanan dan kiri ditambah penempatan satu scroller tepat di tengahnya pun memiliki fungsi sama seperti kebanyakan mouse. Ukurannya pun setara besar desktop mouse kebanyakan. Perbedaan kecil hanya terlihat dengan adanya tambahan dua tombol pada bagian samping kiri tubuhnya. Yaitu tombol scan yang berguna untuk mengaktifkan fungsi pemindaian dan tombol back sebagai konfirmasi untuk kembali pada menu sebelumnya.

Perbedaan besar baru bakal terpampang begitu membalik tubuh LG LSM-100. Pada bagian penampang dasar inilah terletak alat pemindainya. Laiknya alat pemindai (scanner), mouse inovatif ini juga lengkap dengan lensa optik beserta rangkaian perangkat pendukung di dalamnya yang bertugas untuk mengenali objek.

Usah gusar menemui kesulitan dalam pemakaiannya. Scanner pintar dari LG ini sangat mudah dalam pengoperasiannya. Hanya dengan menekan tombol scan, pemindaian dapat langsung dilakukan dengan menyapukan ’mouse pintar’ ini pada seluruh bidang objek yang diinginkan. Persis seperti penggunaan mouse konvensional. LG LSM-100 mampu menangani pemindaian dengan luas bidang pindai mencapai ukuran A3.

Memantapkan performa LG LSM-100 sebagai perangkat pemindai, LG pun membekalinya dengan dua sensor laser berkekuatan 1200 DPI. Tugasnya untuk mengenali koordinat objek yang akan dipindai. Keberadaan dua sensor laser ini membuat hasil pemindaian tidak akan berubah meskipun terjadi pengulangan proses pemindaian pada bidang yang sama.

Hal yang sekaligus menepis keraguan akan kegagalan hasil pindaian karena bergesernya objek. ”Pengguna dapat memindai dengan gerakan leluasa baik ke kiri, kanan dan bahkan gerakan berputar sekalipun tidak akan mempengaruhi hasil pemindaian. Keberadaan dua sensor laser akan memastikan objek terpindai dengan baik,” ujar Billy Tantri lagi.

Untuk hasilnya sendiri, LG LSM-100 menyediakan keluasan opsi resolusi hingga mencapai 320 DPI. Dengannya, hasil pindaian akan tampil tajam dalam detail baik berupa teks maupun gambar. Memindai bukanlah seluruh keistimewaan yang terdapat pada LG LSM-100. Bergerak lebih jauh dari sekedar perangkat pemindai, LG LSM-100 juga dapat mengubah format berkas hasil pindaian yang akan disimpan mengikuti kebutuhan penggunanya. Diantaranya terdapat format JPEG, DOC, XLS, TIFF, PNG, PDF dan BNP.

Pengguna pun dapat memodifikasi hasil pindaian yang sebelumnya berupa kombinasi dari teks, tabel dan gambar ke dalam bentuk berkas teks maupun tabel yang siap diedit. Caranya pun tak susah. Cukup geser hasil pindaian sebelumnya ke dalam laman Microsoft word atau Microsoft excel, perangkat lunak akan secara otomatis hanya akan mengambil teks atau tabel dari hasil pindaian sebelumnya dalam format siap edit. Rahasianya ada pada benaman teknologi OCR (Optical Character Recognation) di dalamnya.

Disamping itu, perangkat lunak khusus yang menjadi kelengkapan dalam LG LSM-100 ini pun menyediakan kemudahan akses untuk langsung berbagi hasil pindaian kepada kerabat atau relasi. Caranya, setelah selesai memindai, perangkat lunak ini akan memberi opsi untuk mengirimkan hasil pindaian langsung ke dalam e-mail, Flickr, Twitter dan Facebook. Hasilnya, “Pekerjaan dapat terselesaikan lebih cepat. Apalagi dengan dua fungsi dalam satu perangkat, membuat beban yang harus dibawa menjadi semakin ringan,” ujar Billy Tantri.

Bicara soal ringan dalam LG LSM-100 tak berhenti sampai di situ. Meskipun membawa inovasi teknologi terkini dari LG, ternyata mouse pintar ini pun terbilang ringan dalam harganya. Saat ini, calon pengguna di Indonesia cukup menyiapkan dana sebesar US$ 129 untuk membawa pulang LG Mouse Scanner ini. “Kecanggihan teknologi terkini yang tepat untuk mendukung gaya hidup digital dengan tingkat harga terjangkau. Inilah yang menjadi fokus LG dalam pengembangan LG Mouse Scanner,” ujar Billy Tantri.

Related posts