Negara Harus Dahulukan Kesejahteraan Rakyat

NERACA

Jakarta---Masalah bangsa bukan hanya persoalan politik semata. Namun juga persoalan ekonomi yang menyangkut kesejahteraan. Karena hingga kini rakyat kecil belum merasakan kesejahteraan tersebut. "Baik Pancasila maupun UUD 45 tujuan utamanya adalah membangun kesejateraan umum. Artinya dasar negara ini dibangun berdasarkan konsep negara kesejahteraan,” kata Ketua Mahkamah Konstitusi (MK), Mohammad Mahfud MD dalam diskusi “Masalah Bangsa, Masalah Kita” yang digelar oleh DPP Majelis Kyai-Kyai dan Pengasuh Pondok Pesantren se Indonesia (MKP3I) di Ponpes Ashidiqiyah, Jakarta,21/12

Menurut Mahfud, karena menganut konsep negara kesejahteran maka pemerintah wajib melakukan langkah membangun negara kesejahteraan. “Negara kesejahteraan itu lebih mengutamakan pemenuhan kebutuhan dan ekonomi berdasarkan Pancasila selalu memperpendek kesenjangan antara yang kaya dengan miskin,” tambahnya

Saat ditanya bagaimana soal wacana negara Islam yang dikumandangkan salah satu ormas Islam, Guru Besar UII ini, menilai harus diteliti dulu secara mendalam pernyataan ormas tersebut. “Kalau masih sebatas wacana, maka tak bisa ditindak. Namun kalau sudah disertai gerakan, harus ada tindakan tegas,” ucapnya.

Masalahnya, kata Mahfud, negara tak bisa mengadili pemikiran seseorang. Namun demikian terhadap tokoh vocal yang berwacana mendirikan negara Islam, sebaiknya mendirikan parpol. Sehingga aspirasinya tertampung. “Kalau ternyata kalah dalam pemilu, ya harus terima dong,”terangnya.

Mahfud sangat menghargai apa yang dilakukan oleh sedikit orang dengan mengedepankan slogan-slogan dan simbol Pancasila. Meskipun itu hanya dipermukaan, menurutnya, itu sangat penting. “Dengan dimulai seperti itu, akan terjadi pengenalan dan pengahayatan mengenai Pancasila,” harapnya. **cahyo

Related posts