Harusnya Bisa Manfaatkan Capital Inflow - Terkait Investment Grade

NERACA

Jakarta—Kenaikan peringkat utang Indonesia ke BBB- dari sebelumnya BB+ oleh lembaga pemeringkat Fitch Ratings menjadi Indonesia resmi sebagai investment grade. Pasalnya, biaya utang yang dibayarkan akan semakin rendah, demikian pula dengan imbal hasil (yield) akan rendah karena demand-nya tinggi. "Kita akan punya portofolio utang lebih bagus, tingkat resiko lebih rendah, karena utang jangka panjang membaik. Kalau jangka panjang membaik. Maka obligasi refinancing reef (utang) akan semakin turun, dan ini sangat menguntungkan," kata Dirjen Pengelolaan Utang (DJPU) Kemenkeu Rahmat Waluyanto kepada wartawan di Jakarta,15/12

Menurut Rahmat, dengan naiknya rating Indonesia, maka aliran dana asing (capital inflow) pun akan semakin kencang melaju ke Indonesia. Karenanya, dia mengharapkan pihak-pihak terkait harus siap untuk menampung aliran dana asing tersebut. "Kalau (capital inflow) tidak dimanfaatkan sayang, kita rugi," paparnya

Ditempat terpisah, Ekonom IESE Bussines School Spanyol Pankaj Ghemawat mengatakan Asean sangat berpotensi untuk mendomiasi perekonmian apalagi dengan akan adanya Asean Economic Forum pada tahun 2015.

Pankaj menambahkan Indonesia merupakan salah satu bagian dari Asean yang mendominasi. Lebih dari 47 persen pasar Asean ada Indonesia. Oleh karena itu Indonesia harus mempersiapkan diri dalam menyambut ini. "Indonesia negara yang besar, kontribusinya kepada Asean besar. Sekarang Indonesia harus fokus pada internasional strategi," terangnya

Lebih lanjut Pankaj mengatakan, penduduk Indonesia yang banyak juga merupakan aset untuk negara. Oleh karena itu lanjutnya sekarang Indonesia harus ada perubahan mindset agar Indonesia menjadi kompetitif ke depannya.

Bukan hanya itu, yang harus dibenahi Indonesia dalam menyabut ekonomi dunia adalah biaya logistik yang masih tergolong mahal. Keterhubungan atau koneksi ini sangat dibutuhkan agar menjadi lebih efektif dan efisien. "Logistik, adanya perbaikan dalam logistik ini akan memperbaiki ekonomi. Pengiriman barang dan jasa. Akan menjadi lebih efisien," imbuhnya.

Pada tahun 2015 nanti akan terbentuk Asean Economic Forum, di mana pasar Asean menjadi satu dan terjadi bebas barang, jasa, modal dan tenaga kerja. Untuk ke depannya dari sisi Asean, akan menjadi pasar utama di mana 47 pasar Asean ada di Indonesia. Dari demografi juga. Indonesia 60% merupakan usia produktif.

Diberitakan sebelumnya, Fitch Ratings menaikkan peringkat utang Indonesia ke BBB- dari sebelumnya BB+. Artinya, Indonesia telah menyabet investment grade dari lembaga pemeringkat tersebut.

Di mana status utang yang naik pangkat itu adalah Long Term Foreign dan Local Currency Issuer. Outlook atas kedua peringkat tersebut Stabil. Sementara country ceiling dinaikkan menjadi BBB, dan Short Term Foreign Currency IDR dinaikkan menjadi F3. **cahyo

Related posts