Tol dan Rel KA Mestinya Dibangun Bersamaan

NERACA

Jakarta-Pemerintah menuturkan akan membangun jalan tol dari bagian barat Jawa hingga ujung timur Pulau Jawa. Seharusnya proyek ini berjalan bersamaan. "Koridor Jawa yang mesti selesai 2014 adalah trans Jawa yang nyambung (tol). Sekarang kan ada tapi masih macet sana sini,” kata Menteri PPN/Kepala Bappenas Armida Alisjahbana kepada wartawan di Jakarta,15/12

Lebih jauh Guru Besar FE Unpad ini mengatakan tol trans Jawa ini mendapat prioritas dari pemerintah. Karena bisa menggerakan ekonomi hingga pelosok Jawa. “Tolnya nyambung dari barat ke timur Jawa. Selain itu doble track KA dari Jakarta ke Surabaya," ungkapnya

Armida menyebutkan, Selain tol di Pulau Jawa juga akan dibangun trek dobel kereta api yang menghubungkan Jakarta hingga Surabaya. Alasanya, pembangunan tol dan trek KA itu karena Pulau Jawa menjadi salah satu target dalam Masterplan Percepatan Pembangunan Ekonomi Indonesia (MP3EI).

Menurut Armida, pulau Jawa sebagai pusat ekonomi akan terhubung dengan enam koridor MP3EI lainnya di Indonesia, meliputi Koridor Sumatera, Kalimantan, Jawa, Sulawesi, Bali dan Nusa Tenggara, serta Koridor Papua dan Kepulauan Maluku.

Dikatakan Armida, pembangunan listas trans Jawa tersebut sangat penting karena untuk memfasilitasi jasa dan barang atau logistik. Rendahnya daya saing Indonesia salah satu penyebabnya adalah mahalnya logistik. "Logistik kita mahal karena dua per tiga dari logistik komponennya transportasi," terangnya.

Untuk pembangunan infrastruktur terkait MP3EI, disebutkan pemerintah menyiapkan Rp1.700 triliun dan pembangunannya ditargetkan akan rampung pada 2014. Jika enam koridor MP3EI yang direncanakan itu terwujud, diharapkan akan menghemat biaya logistik satu persen per tahun.

Transportasi menyumbang 26%-27% untuk harga logistik. Maka jika per tahunnya transportasi mampu menurunkan satu persen, diharapkan pada 2014 biaya logistik turun menjadi sekira 22%.

Selain tol dan trek KA, tambah Armida, sejumlah pelabuhan dan bandara akan dibandung. Sementara bandara yang ada akan ditingkatkan fasilitas dan kapasitasnya."Bandara dan pelabuhan itu harus dibenahi, tidak sekedar bangun baru," ujarnya.

Ditempat terpisah, Menteri BUMN Dahlan Iskan mengaku kecewa melihat pemberitaan mengenai Indonesia belakangan. Masalahnya tidak sebanding dengan keadaan sebenarnya. "Kalau lihat berita-berita seolah-olah kita negara kita kacau balau. Harga diri hancur seolah-olah Indonesia akan bangkrut bulan depan. Ini tidak benar sama sekali," ujarnya

Menurut Dahlan, ekonomi RI sangat bagus. Bahkan jika dilihat, RI merupakan satu-satunya negara yang menurunkan suku bunga di saat terjadi ketidakpastian global. "Market capitalization Indo sudah mengalahkan Singapura, walaupun cuma beberapa menit dan itu saja sudah sangat bersejarah. Tidak mustahil market caps kita bisa kalahkan Singapura," ungkapnya. **cahyo

Related posts