Resensi Film DRIVE

Film ini sengaja mengupas sisi kehidupan dunia driver yang selalu mencari sensasi dan petualangan dalam perjalanan kehidupan mereka. Sang sutradara sengaja mengangkat suatu kelompok yang tinggal disuatu daerah, yang kehidupan mereka sangat tidak beraturan, urakan dan hanya kekacauan yang mereka jalani. Judul yang diangkat adalah DRIVER, untuk mengulas kehidupan mereka yang sebenarnya.

Bagi para pengemudi mobil, mengemudi merupakan keahlian mereka yang sangat mereka kuasai. Sang Driver ini diperankan oleh Ryan Gosling yang sangat apik dalam memerankan lakon tersebut. Dalam kehidupannya selama beberapa tahun dilalui, hanya berkendara saja. Berbagai dunia gelap merupakan teman dalam perjalanan kehidupan driver. Suatu saat, sang Driver bertemu dengan dunia kejahatan yang benar-benar membuatnya panas kepala dalam menghadapinya.

Pada situasi ini, Driver menjadi tambah kacau, hidupnya benar-benar menjadi berantakan karena permasalahan yang baru pernah dihadapi pertama kalinya. Kekacauan bertambah karena berbagai upaya yang ia lakukan menjadi tidak karuan. Lawan yang dihadapi ternyata bukan orang sembarang sehingga ia selalu dikejar.

Hal itu berawal ketika Shannon yang diperankan Bryan Cranston meminjamkan uang dari seorang mafia. Shannon adalah orang yang selalu memberi pekerjaan untuk Driver dan kali ini uang itu digunakan untuk mengikuti perlombaan balap mobil. Mafia ini merasa punya andil atas driver karena telah membiayai balap mobil, sehingga hidup driver berantakan.

Kemudian Driver bertemu Irene yang diperankan oleh Carey Mulligan dan putranya, Benicio (Kaden Leos). Tak lama suami Irene keluar penjara sehingga menambah rumit kehidupan driver karena suami Irene pun berurusan dengan mafia. Ternyata, ada sebuah scenario besar untuk memperalat driver yang melibatkan uang dalam jumlah besar. Driver mencoba melepaskan diri dari masalah tersebut. Sangat menarik bukan aksi driver meloloskan diri dari jeratan tersebut.

Related posts