Juara Stock Challenge CIMB Niaga Peroleh US$12.000

NERACA

Jakarta - Tim Raymond Stanley Investment Fund memenangi hadiah uang tunai US$12.000 dan studi ke Hong Kong Stock Exchange sebagai peraih Hadiah Utama ajang ketujuh CIMB ASEAN Stock Challenge 2016. Bagi anggota tim dan saudara kembar Raymond dan Stanley Sim dari Taylor's University (Malaysia), kemenangan dalam babak Final Stock Challenge menjadi akhir perjuangan berat penuh tantangan selama empat bulan yang mengharuskan mereka betul-betul fokus dengan tekad bulat bertanding meraih posisi puncak.

Juara Regional, Tim Raymond Stanley Investment Fund, muncul sebagai yang terbaik di antara 3.489 tim beranggotakan mahasiswa strata satu dari 222 perguruan tinggi di Malaysia, Indonesia, Singapura, Thailand dan Kamboja, dalam ajang transaksi jual-beli saham secara sewaktu (real-time) menggunakan uang tunai virtual di lima bursa saham utama di kawasan Asia Tenggara: Bursa Malaysia, Bursa Efek Indonesia (BEI), Singapore Exchange (SGX), Stock Exchange of Thailand (SET) dan Hong Kong Stock Exchange (HKEx).

Pada Babak Final, kelima finalis mempresentasikan strategi dagang masing-masing di hadapan juri. Ini menunjukkan bahwa kompetisi mementingkan perencanaan strategis dan investasi berdasarkan kondisi fundamental dan pertimbangan jangka panjang.

Tim GNL dari Assumption University (Thailand) dinobatkan sebagai Juara Kedua dan membawa pulang hadiah tunai US$8.000. Tim Fujok dari National University of Singapore meraih gelar Juara Ketiga dengan mengantongi US$5.000, sedangkan Tim Visionary dari American University of Phnom Penh, Kamboja, dan Tim Baktiinvesta dari Universitas Islam Indonesia masing-masing keluar sebagai Juara Keempat dan Kelima, dengan hadiah tunai US$3.000 dan US$1.500.

Group Chief People Officer, CIMB Group, Dato' Hamidah Naziadin, menjelaskan CIMB ASEAN Stock Challenge bagian dari komitmen CIMB Group memajukan sumber daya manusia di negara-negara ASEAN. “Selain mendorong peserta kompetisi "berinvestasi" ekuitas dengan memperhatikan fundamen dan strategi matang, kami juga menyadarkan kaum muda bahwa, sebagai blok ekonomi, ASEAN memiliki potensi luar-biasa,” ungkapnya seperti dikutip dalam keterangannya, Selasa (10/1).

Dengan melakukan riset atas saham yang mereka pilih dan jual-beli virtual di bursa efek di Malaysia, Indonesia, Singapura, Thailand dan Hong Kong, mereka mendapat gambaran seberapa besar potensi pertumbuhan dan seberapa dinamis perekonomian ASEAN, yang penduduknya masih muda dan terkoneksi ke dunia digital, yang masyarakat kelas menengahnya semakin banyak dan yang mampu menarik investasi di dalam kawasan sendiri maupun dari luar kawasan."\

Dinamika Stock Challenge terus berubah: kali ini standarnya kembali dinaikkan, yaitu dengan adanya kajian portofolio setiap Juara Nasional sebelum berlangsungnya Babak Final. Tim juga diharuskan mengambil keputusan 'saat itu juga' untuk berinvestasi di lima saham berdasarkan data historis. Ini mengharuskan mereka mengerahkan kemampuan menganalisis parameter teknis dan fundamental, yang akan membentuk pola pikir jangka panjang ketika berinvestasi dan tidak bertransaksi demi keuntungan jangka pendek.

BERITA TERKAIT

Nissan LEAF Sudah Terjual 300.000 Unit di Seluruh Dunia

Nissan mengumumkan telah menjual sedikitnya 300.000 unit mobil listrik andalan mereka, LEAF, di seluruh dunia, sejak model tersebut pertama kali…

Bahana Sekuritas Taksir IHSG Capai 7.000

NERACA Jakarta – Pencapaian rekor baru indeks harga saham gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia (BEI) pada akhir tahun 2017…

Jabar Lampaui Target Pencetakan 100.000 Wirausaha Baru

Jabar Lampaui Target Pencetakan 100.000 Wirausaha Baru NERACA Bandung - Pemerintah Jawa Barat (Jabar) mampu merealisasikan program Pencetakan Seratus Ribu…

BERITA LAINNYA DI INFO BANK

Pembiayaan Bank Syariah Tumbuh Hingga 15%

      NERACA   Jakarta – Berdasarkan survei yang dilakukan oleh Bank Indonesia pada November 2017, penyaluran pembiayaan perbankan…

Bank Banten targetkan Punya Kantor Cabang Di Setiap Kabupaten

      NERACA   Banten - PT Bank Pembangunan Daerah Banten Tbk (Bank Banten) menargetkan tahun 2018 ini berdiri…

Kredit Konsumtif Dominasi Perolehan Laba Bank Sultra

    NERACA   Kendari - Secara umum kredit konsumtif masih mendominasi sumber laba Bank Sultra dengan kisaran 87 persen…