IPO Perusahaan Asing Ditargetkan 2018

PT Bursa Efek Indonesia (BEI) menegaskan penawaran umum saham perdana (initial public offering/IPO) perusahaan-perusahaan asing paling cepat baru bisa dilakukan pada 2018 mendatang.Hal tersebut disampaikan Direktur Penilaian Perusahaan BEI, Samsul Hidayatdi Jakarta, kemarin.

Dirinya menilai, proses IPO tercepat yang bisa dilakukan tiga dari 52 perusahaan asing yang akan go public dalam waktu dekat, yakni paruh kedua tahun ini. Asal tahu, perusahaan-perusahaan asing tersebut merupakan emiten bursa di Malaysia, Singapura, Sydney, dan New York.

Waktu yang relatif lama bagi perusahan asing untuk melantai di bursa dalam negeri, kata Samsul, dikarenakan sebagian dari tiga perusahaan tersebut juga belum melakukan pencatatan saham di luar negeri."Mereka masih kalkulasi, bagaimana mekanismenya, dan mereka juga yang jelas harus ada kalkulasi dalam internal perusahaan,” ujarnya.

Selain itu, perusahaan asing yang beroperasi di Indonesia memang tidak bisa seenaknya menggelar IPO. Mereka membutuhan skema Sertifikat Penitipan Efek Indonesia (SPEI) atau Indonesia Depository Receipt (IDR).Namun demikian, Samsul menjelaskan, mekanismenya tak akan jauh berbeda dengan perusahaan lokal yang ingin IPO. “Ya, sama saja. Mereka gunakan sertifikat penitipan efek Indonesia. Itu mekanisme perusahaan asing yang ingin tercatat di Indonesia,” imbuhnya.

Sekadar informasi, peraturan terkait SPEI diluncurkan oleh Badan Pengawas Pasar Modal dan Lembaga Keuangan (Bapepam-LK), yang sekarang menjadi Otoritas Jasa Keuangan, pada 1997 silam tentang Penawaran Umum SPEI.Sayangnya, sejak beleid itu dirilis, belum ada perusahaan asing yang memanfaatkan hal tersebut hingga saat ini. Saat ini, OJK sedang menginisiasi untuk memperbarui aturan terkait hal tersebut untuk disesuaikan dengan kondisi saat ini.(cnn/bani)

BERITA TERKAIT

BRI Targetkan 300.000 Kartu Kredit Baru pada 2018

      NERACA   Jakarta - PT Bank Rakyat Indonesia (BRI) Tbk optimistis akan target menerbitkan 300.000 kartu kredit…

Aspira Ikut Tingkatkan Kompetensi SMK - SMK Sales Award 2018

  NERACA   Jakarta - Dalam rangka mendukung program Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan untuk meningkatkan kompetensi siswa/i SMK Kompetensi Keahlian…

Apa Saja Deretan Mobil Terbaru yang Bakal Mejeng di IIMS 2018?

Indonesia International Motor Show (IIMS) 2018 akan menjadi panggung bagi para agen pemegang merek (APM) untuk memperkenalkan produk terbarunya ke…

BERITA LAINNYA DI BURSA SAHAM

Dicatatkan di Singapura - Garuda Optimis Bond Mampu Diserap Pasar

NERACA Jakarta – Danai pelunasan utang, PT Garuda Indonesia (Persero) bakal menerbitkan global bond dan hingga US$ 750 juta. Aksi…

OJK Edukasi Pasar Modal Syariah di Bekasi

  Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mengintensifkan sosialisasi seputar pasar modal berbasis syariah guna meningkatkan pengetahuan dan penerimaan masyarakat seperti dilakukan…

META Bagikan Dividen Rp 2,5 Per Saham

NERACA Jakarta - PT Nusantara Infrastructure Tbk (META) bakal membagikan dividen interim kepada seluruh pemegang saham sebesar Rp 2,5 per…