Harga Bawang dan Cabai di Palembang Naik

Harga Bawang dan Cabai di Palembang Naik

NERACA

Palembang - Harga bawang merah dan cabai merah di sejumlah pasar tradisional Palembang, Jumat (6/1) mengalami kenaikan signifikan."Lonjakan harga kali ini sangat pesat terutama dua jenis bawang yakni bawang Brebes dari Rp20 ribu menjadi Rp40 ribu per kg, dan bawang dari Padang dari Rp15 ribu menjadi Rp25 ribu per kg," kata Lasni (44), pedagang di pasar Palembang, Jumat (6/1).

Ia juga mengatakan, salah satu faktor melonjaknya harga tersebut dikarenakan sedikitnya pasokan bawang dari daerah penghasil, sehingga tidak sebanding dengan permintaan konsumen.

Hal senada juga diungkapkan Tumini (29) yang juga pedagang bahwa harga cabai yang paling signinfikan kenaikannya, yakni untuk cabai keriting merah dari Rp40 ribu menjadi Rp60 ribu per kg, sedangkan untuk cabai rawit hijau dari Rp60 ribu naik mencapai angka Rp90 ribu per kg. Ia mengatakan, dengan lonjakan ini konsumen banyak yang mengurangi takaran belanja dan hanya membeli dengan jumlah secukupnya saja.

Salah satu konsumen, Iyem mengatakan, harga cabai yang meroket ini akan mengurangi pasokan cabai untuk usaha baksonya."Ya kalau untuk cabai kami tidak mau ambil resiko, soal pengurangan jumlah takaran semoga bisa menekan biaya modal," kata dia.

Sementara itu Siti, merupakan konsumen rumah tangga agak mengeluhkan naiknya harga bawang yang terjadi sekarang, terlebih bawang merah biasa menjadi bumbu utama dan tidak bisa ditinggalkan."Kalau dulu biasanya beli per kilogram, kini demi irit uang belanja paling hanya bisa beli setengahnya, dan kalau untuk stok dapur nanti akan diusahakan saat harga bawang turun," ungkap dia.

"Saya berharap kepada pemerintah agar lebih dapat mengatur harga pasaran bawang dan cabai di pasaran," ujar Siti. Ant

BERITA TERKAIT

Pemkot Palembang Minta Tambah Stok Blanko KTP

Pemkot Palembang Minta Tambah Stok Blanko KTP NERACA Palembang - Pemerintah Kota (Pemkot) Palembang, Sumatera Selatan, meminta Kementerian Dalam Negeri…

IMF Soroti Reformasi Struktural dan Kesenjangan

NERACA Jakarta-Dana Moneter Internasional (IMF) menyebutkan, tiga prioritas utama yang harus dilakukan untuk memperkuat pemulihan ekonomi global yang saat ini…

Antara APIP dan Opini WTP

Oleh: Panji Pradana Putra, Inspektorat Jenderal Kemenkeu *) Pertama kali dalam 12 tahun, pertanggungjawaban pelaksanaan APBN dalam bentuk Laporan Keuangan…

BERITA LAINNYA DI EKONOMI DAERAH

Pemkot Palembang Minimalkan Kawasan Kumuh

Pemkot Palembang Minimalkan Kawasan Kumuh NERACA Palembang - Pemerintah Kota (Pemkot) Palembang, Sumatera Selatan terus berupaya meminimalkan jumlah kawasan kumuh…

Arief Harapkan Kerjasama Tangerang-DKI Semakin Efektif

Arief Harapkan Kerjasama Tangerang-DKI Semakin Efektif NERACA Tangerang - Wali Kota Tangerang Arief R Wismansyah berharap agar kerjasama dengan Pemprov…

Riset Genetika dan Pendampingan Difabel - FK Unswagati Tingkatkan Kualitas Calon Dokter

Riset Genetika dan Pendampingan Difabel FK Unswagati Tingkatkan Kualitas Calon Dokter NERACA Cirebon - Tidak banyak kampus di negeri ini…