Maluku Buktikan Diri Sebagai Laboratorium Kerukunan Beragama - Lewat HPN 2017

Maluku Buktikan Diri Sebagai Laboratorium Kerukunan Beragama

Lewat HPN 2017

NERACA

Ambon - Provinsi Maluku sudah semakin siap sebagai penyelenggara Hari Pers Nasional (HPN) 2017 yang akan dimulai tanggal 1 Februari hingga 9 Februari 2017 mendatang.

Wakil Gubernur Provinsi Maluku, Zeth Sahuburua memimpin rapat pelaksanaan HPN 2017 yang dihadiri Ketua Umum Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Margiono, Panitia Pusat HPN 2017 dan Panitia Pelaksana Daerah, di Kantor Gubernur Maluku, Ambon, Kamis (5/1).

Pada kesempatan itu, Wakil Gubernur Zeth Sahuburua menjamin pelaksanaan HPN 2017 akan berjalan sukses. Apalagi, Provinsi Maluku sudah berpengalaman menangani event skala nasional, yakni MTQ tingkat nasional dan Pesta Paduan Suara Gerejawi (Pesparawi) Nasional tahun 2015 silam."Kalau kita berhasil dengan MTQ Nasional dan Pespawari Nasional, maka kita juga harus sukses menyelenggarakan HPN 2017," tegas Zeth.

Tekad Pemprov Maluku untuk kesuksesan HPN ini juga sekaligus ingin membuktikan kepada seluruh masyarakat Indonesia bahwa Maluku adalah provinsi yang aman, damai, rukun, sejahtera, religius dan demokratis. Pengalaman Maluku menyelenggarakan dua event nasional sebelumnya juga sebenarnya telah membuktikan bahwa Kota Ambon ramah dan terbuka bagi setiap elemen masyarakat.

Lewat HPN 2017, Zeth mengatakan, insan pers se tanah air akan mengetahui bahwa Kota Ambon adalah pusat kerukunan umat beragama di Indonesia."Dalam rangka HPN ini, semua insan pers nanti bisa mengetahui Ambon sebagai laboratarium kerukunan umat beragama di Indonesia," ucap Zeth.

Melalui gelaran HPN 2017, Zeth berharap insan pers se Indonesia yang akan hadir di Kota Ambon, dapat menyiarkan ke seluruh penjuru negeri bahwa Provinsi Maluku dan Kota Ambon secara khusus selalu menjaga kerukunan umat beragama. Zeth memberikan bukti konkret, yakni setiap umat beragama di Kota Ambon saling menjaga ketertiban beribadah, terutama di hari raya masing-masing agama.

"Kalau lebaran, yang jaga keamanan di depan masjid umat Kristen. Saat Natal, umat Islam menjaga yang beribadah di gereja," beber Zeth.

Zeth juga seraya berharap, lewat HPN 2017, Provinsi Maluku akan membuktikan diri sebagai provinsi yang tetap bisa diperhitungkan meskipun berada di Timur Indonesia. Mohar

Related posts