Perusahaan Daerah Perluas Jaringan Gas Kota Palembang

Perusahaan Daerah Perluas Jaringan Gas Kota Palembang

NERACA

Palembang - Perusahaan Daerah PT Sarana Pembangunan Palembang Jaya menargetkan memperluas jaringan dengan membangun 1.000 sambungan gas baru di Kota Palembang pada 2017 untuk meningkatkan pemanfaatan gas rumah tangga.

Direktur Utama PT Sarana Pembangunan Palembang Jaya (SP2J), Ahmad Nopan mengatakan, perusahaan berencana memperluas jaringan di kawasan Poligon dan Musi II Palembang."Dua kawasan ini dipandang cukup potensial karena ada pemukiman penduduk kelas menengah ke atas, meski berada di pinggir kota," kata dia di Palembang, Kamis (5/1).

Ia mengatakan, sejak tahun lalu PT SP2J telah menambah 4.600 sambungan baru di tiga kawasan padat penduduk yakni Kasnariansyah, Talang Ratu, dan Ilir Timur I. Untuk memperluas jaringan baru pada tahun lalu, PT SP2J telah menganggarkan dana Rp5,8 miliar.

Sementara sebelumnya, pada 2015, perusahaan telah memperluas jaringan di Jalan Keluarga, Jalar Irigasi, dan Jalan Ogan untuk menjangkau sekitar 100 sambungan rumah tangga dengan panjang pipa mencapai 3.700 meter."Intinya pemerintah ingin semakin banyak warga yang bisa mengakses gas karena berbiaya murah dan lebih ramah lingkungan. Sejauh ini, minat warga cukup tinggi tapi kerap terkendala tidak adanya jaringan," kata dia.

Sejak dipercaya Kementerian ESDM menjadi operator gas kota pada 2010 dengan menjadi percontohan bersama Kota Surabaya, PT SP2J terus memperluas jaringan untuk menambah jumlah pelanggan.

Pada awalnya, PT SP2J diberikan pemerintah aset berupa satu unit rumah sektor utama (mrs), 22 rumah sektor, dan 3.311 sambungan rumah tangga. Kemudian, pada 2013, perusahaan menambah aset sendiri yakni menambah dua unit rumah sektor sehingga per Oktober 2015 terdapat 4.113 jumlah pelanggan.

Sejak mengembangkan unit usaha ini, perusahaan telah memperoleh keuntungan dalam bentuk aset berupa jaringan gas yang bertumbuh setiap tahun."Perusahaan optimistis bahwa jumlah pelanggan akan tumbuh sekitar 15 persen pada tahun ini, apalagi sudah ada cara bayar melalui sistem kredit untuk meringankan beban masyarakat mengingat pasang baru butuh Rp3,5 juta per sambungan," tandas dia. Ant

BERITA TERKAIT

KOTA SUKABUMI - Sempat Langka, Gas LPG 3 Kg Kembali Stabil

KOTA SUKABUMI Sempat Langka, Gas LPG 3 Kg Kembali Stabil NERACA Sukabumi - Sempat terjadi kelangkaan terhadap liquefied petroleum gas…

Easybiz 2.0 Solusi Gampang Bikin Perusahaan

Berkembang pesatnya pertumbuhan perusahaan starup seiring dengan tren era digital saat ini dan juga pelaku usaha mikro kecil dan menegah…

XL Beri Akses Alternatif Jaringan Internet - Dukung Sistem Komunikasi Kabel Laut

NERACA Jakarta - PT XL Axiata Tbk (XL Axiata) terlibat penuh dalam pembangunan Sistem Komunikasi Kabel Laut (SKKL) Australia-Indonesia-Singapore yang…

BERITA LAINNYA DI EKONOMI DAERAH

Pemkot Palembang Salurkan Bantuan Modal 1.000 UMKM

Pemkot Palembang Salurkan Bantuan Modal 1.000 UMKM NERACA Palembang - Pemerintah Kota (Pemkot) Palembang mengucurkan bantuan modal kepada 1.000 usaha…

Pemkab Tangerang Akui 35.000 Tenaga Kerja Menganggur

Pemkab Tangerang Akui 35.000 Tenaga Kerja Menganggur NERACA Tangerang - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tangerang, Banten, mengakui terdapat sekitar 35.000 tenaga…

Warga Depok Kesulitan Ingin Dapatkan Imunisasi Difteri

Warga Depok Kesulitan Ingin Dapatkan Imunisasi Difteri NERACA Depok - Sejumlah warga di Kota Depok kesulitan ingin mendapatkan imunisasi difteri…