Satu Juta Guru Horer Bergaji Rp200.000

NERACA

Jakarta---Persatuan Guru Seluruh Indonesia memperkirakan masih ada sekitar satu juta guru yang hanya bergaji Rp 200 ribu per bulan. Tentu saja upah itu jelas jauh dari layak. "Mereka adalah guru honorer atau non-pegawai negeri sipil," kata Ketua Umum Pengurus Besar Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Sulistiyo di Jakarta,8/12

Sulistiyo mengatakan PGRI sudah mengusulkan standar minimal gaji guru kepada pemerintah, khususnya non-pegawai negeri sipil kepada pemerintah. Berdasarkan survei PGRI standar minimal gaji guru adalah Rp3,2 juta per bulan. "Standar gaji minimal bagi guru sangat dibutuhkan untuk kelayakan hidup keluarga mereka. Apalagi, setengah dari sekitar empat juta guru di Indonesia merupakan guru honorer atau non-pegawai negeri," ujar Sulistiyo.

Lebih jauh kata Sulistiyo, standar minimal gaji guru non-pegawai negeri sipil itu penting karena selama ini mereka kurang mendapatkan perhatian dari pemerintah. Padahal, pengabdian mereka sama dengan guru yang berstatus pegawai negeri sipil. "Selama ini upaya peningkatan kesejahteraan guru hanya berlaku bagi guru berstatus pegawai negeri, yang mendapatkan gaji dan tambahan sejumlah tunjangan, sedangkan guru honorer atau non-pegawai negeri tidak diperhatikan hak-haknya," tambahnya

Sementara itu, Kepala Departemen Komunikasi Perusahaan, AJB Bumiputra 1912, Ediani Noerohowati mengatakan, dengan mengajak serta partisipasi PGRI pada program ini, Bumiputera juga mencoba memperkuat posisi guru di mata masyarakat sebagai salah satu bagian penting di kehidupan kita,

Melalui program Ekspedisi Guru Kumbang ini, kata Ediani, Bumiputera 1912 memanfaatkan kesempatan untuk menyampaikan donasi kepada sosok guru penuh inspirasi. “Yakni, Ibu Rosemada dan bantuan fasilitas pendidikan kepada SD 07 Kramat Pela, Jakarta Selatan”, punkasnya. **sahlan

Related posts