Raih “Perusahaan Pembiayaan Terbaik 2011” - BCA Finance

Jakarta – Anak perusahaan dari Bank Central Asia (BCA) yaitu BCA finance meraih penghargaan sebagai Perusahaan Pembiyaan Terbaik 2011 dengan katagori aset di atas Rp500 miliar yang diadakan oleh APPI (Asosiasi Perusahaan Pembiyaan Indonesia). Penghargaan ini langsung diterima Direktur Utama BCA Finance, Roni Haslim. “Kita merasa bangga atas penghargaan ini, kalau tidak salah ini adalah penghargaan yang ke dua kalinya yang kita terima,” ucapnya saat ditemui seusai acara Pertemuan Anggota dan Apresiasi APPI di Graha Niaga, Jakarta, Rabu (7/12).

BCA finance mengalahkan beberapa kandidat yang memang difavoritkan menerima penghargaan ini. Pada katagori Perusahaan Pembiayaan Katagori aset di atas Rp500 miliar, BCA Finance mengalahkan Adira Finance yang menempati posisi ke tiga dan CIMB Niaga Auto Finance menempati posisi ke dua pada katagori yang sama.

APPI memberikan beberapa penghargaan terkait dengan perusahaan-perusahaan multifinance yang terbaik. Sementara itu, APPI juga memberikan penghargaan kepada perusahaan multifinance yang terbaik pembiyaannya selam 2011 pada katagori aset dibawah Rp500 miliar, pada katagori ini, APPI menjatuhkan pilihan kepada Hasjrat Multifinance. Pada posisi kedua ditempati dari perusahaan BII Finance center dan posisi ke tiga ditempai oleh Adira Quantum Multifinance.

Ada pun pada penghargaan ini dilakukan penjurian secara independen. Dan para juri memiliki kriteria-kriterianya, antara lain dari perolehan laba dan Growth net income yang positif.

Selain itu, APPI juga memberikan panghargaan kepada pelanggan setia multifinance yang terus berkembang karena bekerjasama dengan perusahaan multifinance dalam hal perkreditan antara lain Yardi efi dari nasabah Adira Dinamika Multifinance dan CV Metro Surya Mandiri dari Artha Prima Finance.

APPI juga mengapresiasi terhadap individu yang berjasa terhadap bidang Finance, maka dari itu, APPI memberikan penghargaan kepada Djohan Marzuki dari Summit Otofinance dengan katagori Lifetime Achiefment Award.

Sementara itu, Wakil Menteri Keuangan, Mahendra Siregar mengatakan bahwa industri multifinance adalah industri yang berpotensi untuk tetap terus tumbuh tahun ke depan karena didukung oleh tingginya tingkat konsumsi masyarakat Indonesia yang dinilai sangat tinggi. "Ini merupakan peluang Multifinance untuk mengambil kesempatan yang ada," kata Mahendra. (bari)

Related posts