Membidik Keuntungan dengan Bisnis Privat

Neraca. Bisnis pendidikan memang mengalami perkembangan pesat, mulai dari tingkat SD, SMP, SMA bahkan perguruan tinggi. Masuknya pendidikan asing dengan kurikulum internasional dan menerapkan dua atau tiga bahasa membuat pendidikan konvensional baru sadar dari zona nyaman mereka. Banyak pendidikan konvensional termasuk perguruan tinggi yang terlena dengan yang ada selama ini. Ini yang dinamakan dinamika persaingan yang membuat adrenalin bekerja lebih deras untuk membangun daya saing baru.

Di era globalisasi, menuntut setiap orang menguasai pengetahuan dan keterampilan. Pendidikan dengan kurikulum internasional seperti Singapura, Inggris, Jerman, atau Australia dengan bahasa pengantar Inggris dan Mandarin dianggap lebih menarik karena membangun kemampuan berbahasa sejak kecil.

Bagi sebagian kalangan menengah yang tidak mampu menyekolahkan anaknya ke luar negeri karena biaya, maka menjadi pilihan menarik masuk ke pendidikan nasional plus atau perguruan tinggi asing dengan kurikulum bagus, bahasa pengantar Inggris dan ada juga student orang asingnya, sehingga membangun lingkungan berbeda.

Perkembangan teknologi yang pesat saat ini membuat orang tidak ingin ketinggalan perkembangan sama sekali. Semakin mereka ketinggalan tentang teknologi, semakin sedikit kesempatan orang tersebut dalam memperoleh pendapatan, baik menjadi karyawan, maupun bisnis sendiri. Sehingga perkembangan teknologi yang ada secara tidak langsung menuntut kita untuk dapat menggunakannya, salah satunya adalah penggunaan komputer yang sudah menjadi bagian perkembangan teknologi saat ini.

Munculnya program baru pada komputer, sering menjadi masalah baru bagi masyarakat. Karena tidak semua orang langsung bisa menggunakan program yang ada pada komputer. Keadaan ini bisa dijadikan sebagai peluang usaha baru di bidang bisnis komputer, dengan membuka kursus komputer yang dibutuhkan konsumen. Konsumen tujuan utama kita adalah siswa dari SD sampai SMA (sampai yang sudah lulus), dan juga para mahasiswa yang masih membutuhkan tambahan keterampilan tentang ilmu komputer. Dan jangan pernah takut mencoba untuk meraih sukses Anda.

Kursus lain yang cukup diminati adalah yang berorientasi untuk menjadi entrepreneur. Dengan waktu yang tak terlalu lama, siswa bisa menjadi terampil dan bisa bekerja atau memulai usaha sesuai kemampuan dan modal. Salah bentuk kursus ini misalnya kursus otomotif dan fashion.

Menggunakan kurikulum internasional sebagai dasar pembelajarannya, lembaga pendidikan formal dan nonformal menggunakan pengajar ekspat sebagaiselling point mereka. Bahasa Inggris dijadikan bahasa sehari-hari yang digunakan guru dan murid-muridnya. Begitupun dengan tenaga pengajarnya dimana sebagian adalah guru ekspatriat yanga berasal dari berbagai negara seperti Amerika, Inggris, Australia, Jerman, China, Singapura dan Filipina.

Hal ini tentu saja menjadi selling point tersendiri yang efektif dan dapat menarik para murid untuk berbondong-bondong mendaftarkan diri untuk mengenyam pendidikan di tempat tersebut. Artinya, bisnis pelatihan sifatnya bukan barang dan bukan juga jasa.

Mungkin tumbuhnya berbagai bimbingan belajar menjadi satu fenomena menarik dan menjadi catatan tersendiri bagi dunia pendidikan di Indonesia. Ketidakpuasan terhadap kondisi pembelajaran di sekolah diyakini sebagai salah satu penyebab tumbuh suburnya berbagai bimbingan belajar tersebut.

Sekolah yang memiliki otoritas sebagai tempat untuk menyelenggarakan pendidikan sering dipertanyakan perannya. Hal ini adalah salah satu masalah yang ada dalam dunia pendidikan di Indonesia.

Related posts