Persaingan Tas Branded ditengah Replikanya

Neraca. Mengolah bisnis tas dengan memproduksinya, bukan tanpa tantangan. Dan tantangan nyata adalah memilih bahan dasar pembuatan tas. Pelbagai penikmat tas dengan model etnik dari mancaranegara, umumnya lebih menyukai tas dengan bahan dasar yang berasal dari lokal. Seperti kulit, rotan, mendong, bambu, palm, agel, dan paduan di antara jenis-jenis bahan tersebut. Dengan order pesanan daei Jepang, Spanyol, dan beberapa negara Eropa lainnya, serta Amerika Serikat.

Tas replika memiliki banyak manfaat terutama untuk individu yang memiliki selera untuk hal-hal yang lebih baik dalam hidup, tetapi tidak memiliki anggaran ribu dolar diperlukan oleh toko-toko mewah di seluruh dunia. Kenapa menghancurkan tabungan hidup Anda ketika Anda bisa mendapatkan produk yang sama dengan harga jauh lebih rendah?

Daripada menghabiskan $ 1.200 untuk satu tas gucci, mengapa tidak menghabiskan jumlah uang yang sama selama enam atau tujuh, tas individu? Itu hal yang besar tentang tas replika: mereka jauh lebih murah dari aslinya dan mereka dengan mudah dapat dibeli secara online. Produsen berkualitas akan memastikan bahwa tas yang ritel telah lulus pemeriksaan kualitas kontrol ketat sebelum meninggalkan pabrik dan dikirim ke rumah Anda.

Keaslian hanya masalah pendapat, karena gambar cermin yang baik dari tas dan dompet dari merek seperti Louis Vuitton, Bottega Veneta dan Givenchy sulit untuk membedakan dari aslinya. Jika Anda ingin kepercayaan yang tinggi-mode terkaya pecinta dunia telah, pergi untuk tas replika.

Memilih tas replika juga berarti kenyamanan pada bagian Anda. Daripada harus drive dan jatuh dalam antrean di toko batu bata dan mortir menjual produk sub-par rekan, Anda hanya bisa mendapatkan tas replika dari impian Anda dari kenyamanan ruang tamu Anda. Jadi itulah kerumitan kurang dan Anda dapat mengambil waktu Anda dalam memeriksa tas dari setiap sudut yang mungkin sebelum melakukan pembelian.

lain halnya dengan tas branded. Tas buatan Prancis bermerek Hermes edisi Birkin tak cukup dihargai dengan delapan digit angka. Perlakuan dan penghormatan terhadap tas makin tak rasional. Tas Hermes diperlakukan sangat terhormat. Pelayan menyambut, memberi tempat duduk khusus, dan menyelimuti Hermes, agar terlindung dari cipratan saus. Bagaimana perilaku seperti itu dibenarkan dan dijadikan keniscayaan? Tas Birkin awalnya hanya tas classy dari Hermes. Nama Birkin diambil dari nama aktris Jane Birkin. Tas itu berbahan kulit binatang eksotik, berbahan kulit buaya perairan laut, yang dipatok dengan harga sampai 850.000 dolarAS atau setara Rp 765.000.000.

Tren tas super mahal, dimulai dari sosok figur publik dunia, seperti Victoria Beckham yang memiliki koleksi seratus tas Hermes, di dalam negeri kita melihat Hermes menggelantung di tangan para selebritas dan ibu pejabat. Didukung pusat perbelanjaan yang hadir dengan promosi bag days, yang menawarkan berbagai jenis pilihan tas bermerek dengan potongan harga khusus. Dan, jika sampai pada hal-hal yang tak mampu kita bayar, kita pun tak kehabisan akal. Tas bajakan bermerek dengan mutu dari KWsuper, KW1,KW2,dan seterusnya laris manis di pasaran.

Kita mengidentifikasi diri secara gigih lewat peniruan, yang berbiaya lebih murah. Jalan melalui arisan pun dijalani. Kaum sosialita mengadakan arisan tas Hermes dengan anggota tak sembarang orang. Orang-orang terpilih.

Eksistensi tas pencitraan pada awal abad ke-20 menjadi lebih dari sekadar tas tangan. Tas saat ini dibuat dalam penampilan lebih canggih, baik dari gaya maupun materi bahan, seperti kanvas tahan air, usia sintetik ruang, dan kulit reptil imitasi.

Tas Hermes saat ini tak terbeli dengan uang semata-mata. Anda harus menjadi seseorang, lebih dahulu, menjadi figur publik terkemuka atau selebritas terkenal. Jika menginginkan edisi personal use, Anda harus memesan dalam daftar tunggu selama dua tahun. Tas memang mendapat eksistensi dan pemaknaan ditengah masyarakat.

Related posts