Mandiri Genjot Transaksi e-Toll Card Hingga 55%

NERACA

Jakarta---PT Bank Mandiri menggenjot kartu pra bayar e-Toll Card pada 2012 sekitar 144%. Sementara target taransaksinya diperkirakan 55%. “Jumlah kartu mandiri prabayar e-Toll Card yang diterbitkan pada tahun depan diharapkan tumbuh 144% dengan kenaikan jumlah transaksi mencapai 55%,” kata Direktur Utama Bank Mandiri, Zulkifli Zaini kepada wartawan di Jakarta,30/11.

Berdasarkan catatan, hingga Oktober 2011, jumlah kartu mandiri prabayar e-Toll Card yang telah diterbitkan mencapai 420 ribu kartu atau meningkat 150% bila dibandingkan dengan posisi Oktober 2010. Sedangkan jumlah transaksinya di bulan Oktober 2011 tumbuh 117% dibandingkan dengan posisi yang sama tahun 2010.

Selain e-Toll Card, kartu mandiri prabayar memiliki dua co-brand lainnya, yaitu Indomaret Card dan GazCard. Pangsa pasar kartu mandiri prabayar pada September 2011 baru mencapai 9,4%. Namun, jumlah transaksinya mampu mencapai 62,9% dari total transaksi kartu prabayar di Indonesia.

Lebih jauh kata Zulkifli Zaini, melalui implementasi layanan e-Toll Card Non Stop ini, diharapkan animo masyarakat dalam menggunakan layanan e-Toll Card terus meningkat.

"Kami berharap langkah ini dapat mendukung kelancaran transaksi pembayaran jalan tol, sehingga secara tidak langsung dapat mengurangi tingkat kemacetan dan potensi kerugian yang terjadi akibat pembayaran tol secara manual,” katanya di sela-sela peluncuran . perdana, layanan e-toll non stop yang baru dapat dilakukan di Gardu Tol Otomatis (GTO) Cililitan dan Cengkareng (sebelah kiri dari 2 gardu yang ada).

Kerjasama PT Jasa Marga Tbk (JSMR) dan PT Bank Mandiri Tbk (BMRI) ini dalam rangkah mengembangkan layanan pembayaran tol tanpa harus berhenti dan membuka kaca mobil. Transaksi pembayaran tol dilakukan menggunakan e-toll card yang akan langsung terdeteksi oleh alat yang dipasang Jasa Marga di beberapa gerbang tol.

Pada layanan transaksi non-stop ini, pengemudi tidak perlu menghentikan kendaraan untuk melakukan transaksi tetapi cukup melintasi gerbang tol dengan kecepatan 10 km/jam. Setelah terdengar bunyi ”bip-bip” di perangkat on board unit (OBU) yang terpasang di kaca depan, palang pintu gardu tol pun akan terbuka dan transaksi selesai.

Bank Mandiri dan operator tol selalu melakukan inovasi untuk mempercepat transaksi pembayaran tol. Pada Oktober 2009 diimplementasikan layanan pembayaran melalui Gardu Tol Otomatis (GTO), yaitu di gerbang tol Cililitan, Halim, Kapuk, Cengkareng, Pluit dan Tanjung Priok.

Selain memperkenalkan layanan tersebut, Bank Mandiri bersama Jasa Marga dan operator tol lainnya, mulai tanggal 1 Desember 2011 menambah ruas tol yang dapat menerima e-Toll Card sehingga mencapai 9 ruas tol terdiri dari 118 gerbang (482 gardu tol). "Sedangkan untuk ruas tol Jakarta–Cikampek dan Padaleunyi serta ruas tol Jagorawi secara keseluruhan paling lambat akan selesai pada Januari 2012. Ruas tol di luar kota seperti ruas tol Palikanci, Surabaya, Semarang dan Medan, implementasi e-Toll Card akan dilakukan pada pertengahan tahun 2012,” kata Frans. **cahyo

Related posts