PT Bakrie Connectivity Tegaskan Komitmennya Atas koneksi Internet

NERACA. PT Bakrie Connectivity (B-connect), anak perusahaan PT Bakrie Telecom Tbk (BTEL), yang bergerak di bidang internet broadband melalui produk bermerek AHA (Affordable Hyper-speed Access) hari ini menegaskan komitmennya atas koneksi internet terpercaya dan dapat diandalkan dengan menghadirkan AHA USB Modem yang dibandrol hanya seharga 249 ribu rupiah.

AHA USB Modem dengan harga yang lebih terjangkau ini adalah merupakan manifestasi dari kesungguhan PT Bakrie Connectivity untuk selalu berupaya dalam memperkenalkan koneksi internet cepat kepada masyarakat Indonesia.

Presiden Direktur PT Bakrie Connectivity, Erik Meijer menjelaskan bahwa “Dalam rangka mewujudkan komitmen kami untuk mennyediakan layanan internet yang begitu mudah, menarik dan terjangkau bagi masyarakat Indonesia, hari ini kami menghadirkan AHA USB Modem dengan harga yang lebih terjangkau, sehingga lebih banyak masyarakat Indonesia yang dapat merasakan layanan internet cepat AHA. Tidak hanya itu, kami pun memiliki misi untuk memberikan layanan internet yang juga menyenangkan, dimana disini salah satu cara nya adalah dengan memberikan layanan data yang dapat diandalkan, sehingga masyarakat dapat menikmati streaming dalam mengakses YouTube dengan tanpa Buffering. Harapan nya dengan layanan tersebut, masyarakat Indonesia akan terbebas menjadi “Korban Buffering”.

Buffer itu sendiri dapat diartikan sebagai progress bar / program yang berjalan lebih dulu sebelum memutar file multimedia di internet dimana sangat bergantung pada kecepatan koneksi internet. Apabila koneksi internet kurang memadai maka proses buffering akan dialami, sehingga sebelum dapat mengakses sebuah file multimedia kita di haruskan menunggu proses tersebut selesai dilaksanakan.

Budaya Buffering ini sendiri kini telah menjadi hal yang lumrah bagi masyarakat Indonesia yang mengakibatkan kebanyakan orang harus melakukan kompromi Pause and Play untuk merasakan menonton video streaming YouTube tanpa terputus, padahal beberapa survey*(1) menyatakan bahwa batas kesabaran rata-rata pengguna Internet untuk menunggu ditayangkannya sesuatu yang diakses hanyalah 8 detik saja, lebih dari itu, mereka akan meninggalkan situs tersebut. “ Bayangkan saja, pengguna internet di Indonesia saat ini sudah melebihi 45 juta orang*(2) , berapa orang yang harus menjadi “Korban Buffering” hanya karena koneksi internet yang kurang memadai ?, untuk menjawab permasalahan itu lah kami hadir dengan solusi nya” tambah Erik Meijer.

“Dengan menggunakan akses internet super cepat AHA yang didukung oleh teknologi CDMA EVDO REV-A yang memiliki kemampuan kecepatan download hingga 3,1 Mbps dan upload hingga 1,8 Mbps, ditambah lagi adanya jalur khusus antara AHA sebagai penyedia layanan internet pertama yang memiliki kerjasama dengan dengan Google sebagai perusahaan penyedia layanan YouTube, diharapkan masyarakat Indonesia dapat terbebas menjadi “Korban Buffering” tegas Erik Meijer.

“Video streaming adalah salah satu contoh penggunaan internet yang berat dan sangat membutuhkan kecepatan demi kenyamanan dalam mengaksesnya, oleh karena itu dapat disimpulkan bahwa koneksi internet AHA memang terbukti cepat, karena apabila menonton YouTube saja sudah tanpa buffering, apalagi akses lainnya” Tutup Erik Meijer.

Related posts