Indosat Gandeng TGN Malaysia Bangun SKKL

NERACA

Jakarta---PT Indosat, salah satu operator telekomunikasi di Indonesia menggandeng perusahaan Televenture Global Network Sdn Bhd (TGN) asal Malaysia untuk memperluasan cakupan jaringan system koneksi kabel laut (SKKL) Batam-Mersing Cable System (BMCS). Adapun jaringan ini mengembangkan MIDI (Multimedia Interaktif dan data Communication & Internet. "Kami berupaya mengembangkan dan memperluas cakupan layanan dengan mengembangkan kerjasama strategis penggelaran kabel laut yang akan digunakan untuk layanan telekomunikasi, khususnya internet dan komunikasi data," kata Director & Chief Wholesale and Infrastructure Officer Indosat, Fadzri Sentosa, di Jakarta,23/11

Alasan Indosat menggandeng TGN Malaysia, kata Fadzri, untuk mengembangkan solusi komunikasi inovatif dan berkualitas. Alasanya Televenture Global Network Sdn Bhd (TGN) sendiri merupakan perusahaan penyedia jaringan telekomunikasi dan service provider di bawah Group Televenture Sdn Bhd dengan klien utama Telekom Malaysia (TM).

Rencananya, TGN akan melakukan penggelaran Batam-Mersing Cable System melalui fasilitas stasiun kabel laut Indosat di Tanjung Bemban, Batam. Pihaknya sendiri, kata Fadzri, telah memiliki JAKABARE yang merupakan sistem komunikasi kabel laut di segment Jakarta-Batam-Singapura-Pontianak dan akan dipadukan dengan "Batam-Mersing Cable System".

Menurut Fadzri, hal itu akan memperkuat posisi operator tersebut di Indonesia dalam memperluas cakupan dan layanan sekaligus menjadi alternatif akses internasional bagi pengguna layanan telekomunikasi di seluruh Indonesia. "Diharapkan perluasan cakupan jaringan telekomunikasi melalui kabel laut ini dapat memberikan alternatif baru bagi pasar Indonesia serta membuka peluang untuk menjaring pelanggan baru di Malaysia dan pasar internasional lain yang terkoneksi dengan `Batam-Mersing Cable System` ini," kata Fadzri Sentosa.

Saat ini pihaknya telah mengoperasikan dan memiliki sistem komunikasi kabel laut yang menghubungkan antar pulau untuk komunikasi domestik dan juga koneksi langsung ke sejumlah negara untuk komunikasi internasional.

Beberapa negara yang terhubung langsung melalui kabel laut Indosat seperti Australia dan Singapura, Asia Pasifik, Jepang dan Amerika untuk arah timur dan ke arah barat terhubung ke beberapa negara di Asia Selatan, Timur Tengah dan Eropa serta kawasan lainnya di seluruh dunia.

Sistem komunikasi kabel laut, seperti halnya komunikasi kabel darat menggunakan teknologi fiber optik yang memberikan kapasitas sangat besar dan kualitas yang baik untuk komunikasi suara (voice), video, internet dan data lainnya.

Jaringan kabel laut operator tersebut yang telah terintegrasi dengan jaringan kabel darat, berfungsi untuk saling mem-back up guna memberikan performansi layanan yang lebih baik bagi pelanggan. **cahyo

BERITA TERKAIT

Bank NTB Syariah Gandeng Telkomsel

  NERACA   Mataram - Perseroan Terbatas Bank NTB Syariah memanfaatkan kecanggihan teknologi informasi PT Telekomukasi Seluler (Telkomsel) untuk memperkuat…

Pasca Akuisisi Pertagas - PGAS Targetkan Bangun 10 Ribu KM Pipa Gas

NERACA Jakarta – Setelah sukses mengakuisisi 51% saham PT Pertamina Gas atau Pertagas, PT Perusahaan Gas Negara/PGN Tbk (PGAS) telah…

Bangun Pelabuhan Selaru - PTK dan SBI Gandeng Perusda Panca Karya

NERACA Jakarta – Dukung pembangunan infrastruktur, Pertamina Trans Kontinental (PTK) sebagai anak usah PT Pertamina bersama-sama Soletanche Bachy International (SBI)…

BERITA LAINNYA DI BERITA EKONOMI

DPR Desak Pemerintah Bikin Badan Pangan Nasional

    NERACA   Jakarta - Anggota Komisi VI DPR RI dari Fraksi Partai Golkar Hardisoesilo mengingatkan pemerintah agar segera…

Pembangunan Infrastruktur Berefek Ganda

    NERACA   Jakarta - Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) akan terus membangun sarana infrastruktur dengan efek…

REI Kontribusi 40% Program Sejuta Rumah

  NERACA   Jakarta - Persatuan Perusahaan Realestat Indonesia (REI) melalui anggotanya memberikan kontribusi 394.686 unit rumah atau 40 persen…